Sumut

Bulog Sumut Terima Tambahan 27 Ribu Ton Beras dari Jakarta untuk Amankan Stok Lebaran 2026

×

Bulog Sumut Terima Tambahan 27 Ribu Ton Beras dari Jakarta untuk Amankan Stok Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Bulog Sumut beras Lebaran
Ilustrasi - Gudang Bulog Wilayah Sumut. Foto: Antara

Topikseru.com, MedanPerum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan pasokan 27.000 ton beras dari Jakarta guna memperkuat ketersediaan pangan menjelang perayaan Idulfitri 2026.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan pasokan tambahan tersebut akan dikirim secara bertahap sebelum Lebaran untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Beras sekitar 27 ribu ton itu dikirim secara bertahap sebelum Lebaran untuk memperkuat stok di Sumut,” kata Budi di Medan, Minggu (15/3/2026).

Digunakan untuk Bantuan Pangan dan SPHP

Budi menjelaskan, tambahan beras tersebut akan dialokasikan untuk program Bantuan Pangan serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan pemerintah.

Program bantuan pangan di Sumatera Utara sendiri diperkirakan membutuhkan sekitar 35.136 ton beras untuk disalurkan kepada sekitar 1,7 juta penerima manfaat.

Menurut Budi, jumlah tersebut penting untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi selama periode meningkatnya konsumsi menjelang Lebaran.

Pasokan Beras untuk 15 Juta Penduduk

Selain program bantuan, Bulog juga harus memastikan stok beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Utara yang mencapai sekitar 15 juta jiwa.

Karena itu, penguatan cadangan beras menjadi langkah strategis guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar.

Bulog juga terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ketersediaan beras di wilayah tersebut.

Baca Juga  Respons Cepat untuk Korban Bencana di Sumatera, Menkeu: Dana Rehabilitasi Dijamin Aman

Serap Gabah dari Petani Lokal

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan meningkatkan penyerapan gabah kering panen (GKP) langsung dari petani di berbagai daerah di Sumatera Utara.

Budi menyebut hingga saat ini Bulog telah menyerap 96 ribu ton GKP, yang setara dengan sekitar 48 ribu ton beras.

“Kegiatan penyerapan gabah ini masih terus berlanjut untuk memperkuat stok beras di wilayah Sumatera Utara,” ujarnya.

Daerah Penghasil Gabah di Sumut

Penyerapan gabah oleh Bulog berasal dari sejumlah daerah sentra produksi di Sumatera Utara, antara lain:

  • Kabupaten Langkat
  • Kabupaten Deli Serdang
  • Kabupaten Serdang Bedagai
  • Kabupaten Simalungun
  • Kabupaten Tapanuli Utara
  • Kabupaten Padang Lawas

Sementara itu, potensi penyerapan gabah ke depan diperkirakan berasal dari sejumlah daerah lain seperti:

  • Kabupaten Asahan
  • Kabupaten Batu Bara
  • Kabupaten Tapanuli Selatan
  • Kabupaten Humbang Hasundutan
  • Padangsidimpuan

Harga Pembelian Gabah dari Petani

Bulog membeli gabah dari petani sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen yang sudah dikemas dalam karung dan siap diangkut ke penggilingan terdekat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah menjelang Lebaran.