Topikseru.com – Shin Tae-yong kembali ke panggung sepak bola Indonesia, namun dengan peran berbeda. Mantan pelatih timnas Indonesia itu kini resmi ditunjuk sebagai penasihat teknik (technical advisory) untuk tim nasional Football 7 (F7) Indonesia.
Pengumuman ini dilakukan bersamaan dengan deklarasi Federasi F7 Indonesia yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis.
Ketua federasi, Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa kehadiran Shin diharapkan mampu membawa dampak signifikan, seperti yang pernah ia lakukan bersama timnas Indonesia.
Faktor Mental Jadi Kunci
Menurut Dudung, alasan utama merekrut pelatih asal Korea Selatan tersebut bukan semata soal taktik, melainkan pembentukan mental pemain.
“Yang paling penting itu mental. Dengan pengalaman Shin Tae-yong yang sudah berhasil di timnas Indonesia, kami ingin membawa semangat itu ke F7,” ujarnya.
Selama menangani tim Garuda, Shin dikenal berhasil meningkatkan daya saing pemain Indonesia di level Asia. Ia membawa Indonesia melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan hampir mengantar tim U-23 ke Olimpiade Paris 2024 usai menembus semifinal Piala Asia U-23.
Target Dekat: Intercontinental Cup 2026 di Roma
Langkah awal Shin sebagai penasihat teknik akan langsung diuji dalam agenda internasional.
Timnas F7 Indonesia dijadwalkan tampil di Intercontinental Cup 2026 yang berlangsung di Roma, Italia, pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Turnamen ini berada di bawah naungan International Football 7 Federation, sebagai induk sepak bola format 7 lawan 7 di dunia.
Struktur Tim Pelatih F7 Indonesia
Untuk persiapan turnamen tersebut, timnas F7 Indonesia menunjuk Socrates Matulessy sebagai pelatih kepala.
Ia akan didukung oleh jajaran staf pelatih:
- Difa Aryandra Zhafran (asisten pelatih)
- Alfonsius Kelvan (pelatih kiper)
- Reyhan Airlangga (strength & conditioning)
- Asep Aziz (fisioterapis)
- Yusuf Maulana (staf tambahan)
Kehadiran Shin diharapkan menjadi pengarah strategi besar sekaligus penguat fondasi tim.
Proyek Jangka Panjang Menuju Piala Dunia F7 2027
Federasi F7 Indonesia memastikan bahwa kerja sama dengan Shin bukan proyek jangka pendek.
Dia diproyeksikan menjadi bagian penting dalam pengembangan tim hingga Piala Dunia F7 2027.
Langkah ini menandai ambisi serius Indonesia untuk bersaing di panggung global dalam format sepak bola alternatif yang semakin populer.












