Topikseru.com — Hari Raya Idul Adha identik dengan berbagai hidangan berbahan Daging Sapi dan kambing, mulai dari rendang, sate, gulai, hingga tongseng.
Namun, di balik nikmatnya makanan kurban, banyak penderita kolesterol tinggi khawatir mengonsumsi daging merah karena dianggap bisa memicu kenaikan kolesterol.
Lalu, benarkah makan daging sapi saat Idul Adha berbahaya bagi Penderita Kolesterol?
Apakah Daging Sapi Bisa Memicu kolesterol tinggi?
Daging sapi memang termasuk daging merah yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Jika dikonsumsi berlebihan, kandungan tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah.
Namun, bukan berarti penderita kolesterol sama sekali tidak boleh makan daging sapi saat Idul Adha.
Kuncinya terletak pada:
- porsi konsumsi,
- jenis potongan daging,
- serta cara pengolahannya.
Dalam 100 gram daging sapi, terdapat kandungan lemak total sekitar 12–42 gram dan kolesterol sekitar 78–94 mg. Jumlah tersebut memang lebih tinggi dibandingkan daging ayam.
Meski begitu, daging sapi juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti:
- protein hewani,
- zat besi,
- zinc,
- dan vitamin B12.
Karena itu, konsumsi daging sapi masih diperbolehkan selama tidak berlebihan.
Pilih Bagian Daging yang Rendah Lemak
Bagi penderita kolesterol tinggi, memilih bagian daging sapi yang tepat sangat penting agar lebih aman dikonsumsi saat Idul Adha.
Beberapa bagian daging yang relatif rendah lemak antara lain:
- has dalam (tenderloin),
- paha belakang (round),
- pinggang (sirloin),
- dan sampil (chuck).
Sebelum dimasak, sebaiknya buang bagian lemak berwarna putih yang menempel pada daging.
Sebaliknya, hindari konsumsi daging olahan seperti:
- sosis,
- daging asap,
- kornet,
- dan nugget.
Produk olahan umumnya mengandung lebih banyak garam, lemak, dan bahan tambahan yang kurang baik bagi Kesehatan jantung.
Batas Aman Makan Daging Saat Idul Adha
Mengutip National Heart Foundation of Australia, konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi sekitar 1–3 kali dalam seminggu.
Sementara itu, satu porsi daging merah disarankan tidak lebih dari 56–85 gram dalam sekali makan.
Pembatasan ini penting untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Tips Aman Makan daging kurban untuk Penderita Kolesterol
Agar tetap bisa menikmati hidangan kurban tanpa khawatir kolesterol naik, ada beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Hindari Porsi Berlebihan
Saat Idul Adha, banyak orang kalap menikmati sate, rendang, atau gulai dalam jumlah besar.
Padahal, konsumsi daging berlebihan dapat meningkatkan asupan lemak jenuh yang berisiko memicu lonjakan kolesterol.
Batasi konsumsi daging secukupnya dan jangan dikonsumsi terus-menerus setiap hari.
2. Pilih Cara Memasak yang Lebih Sehat
Cara memasak juga memengaruhi kandungan lemak dalam makanan.
Agar lebih sehat:
- rebus,
- kukus,
- panggang,
- atau bakar daging secukupnya.
Kurangi menggoreng menggunakan banyak minyak karena dapat meningkatkan kadar lemak.
Jika menggunakan minyak, pilih minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun atau minyak bunga matahari.
3. Kurangi Santan dan Garam
Olahan khas Idul Adha seperti gulai dan rendang biasanya menggunakan santan dalam jumlah banyak.
Padahal, santan mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi dan bisa memperburuk kadar kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.
Selain itu, batasi penggunaan garam agar risiko hipertensi dan penyakit jantung tetap terkontrol.
4. Perbanyak Sayur dan Serat
Saat makan daging kurban, jangan lupa imbangi dengan sayur dan buah tinggi serat.
Serat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di dalam tubuh.
Beberapa pilihan makanan tinggi serat yang cocok dikonsumsi antara lain:
- bayam,
- wortel,
- brokoli,
- apel,
- oatmeal,
- dan nasi merah.
5. Tetap Aktif Bergerak
Setelah menikmati hidangan Idul Adha, usahakan tubuh tetap aktif bergerak.
Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau jogging dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.
Selain itu, hindari kebiasaan merokok dan konsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan.
Kesimpulan
Penderita kolesterol tinggi tetap boleh makan daging sapi saat Idul Adha selama dalam batas wajar dan diolah dengan cara yang sehat.
Pilih bagian daging rendah lemak, batasi santan dan garam, serta imbangi dengan konsumsi sayur dan aktivitas fisik agar kesehatan tetap terjaga meski menikmati hidangan kurban bersama keluarga.












