Politik

PDI Perjuangan Tarik Dukungan, Tim KEDAN: Kami Tentu Dirugikan

×

PDI Perjuangan Tarik Dukungan, Tim KEDAN: Kami Tentu Dirugikan

Sebarkan artikel ini
Bakhtiar Ahmad Sibarani, Tim Pemenangan Pasangan KEDAN di Pilkada Tapteng 2024. Foto: Istimewa
Bakhtiar Ahmad Sibarani, Tim Pemenangan Pasangan KEDAN di Pilkada Tapteng 2024. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita

  • Pernyataan itu dungkap Tim Pemenangan Pasangan Kedan, Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam keterangan pers kepada wartawan, …
  • Namun kami masih berpikiran positif, karena apa, karena setelah KPU mengumumkan penutupan pendaftaran, hanya satu Pas…
  • Pasalnya, penarikan dukungan tersebut dinilai tidak melalui proses yang seharusnya.

TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Penarikan dukungan PDI Perjuangan kepada bakal pasangan calon Kiyedi Pasaribu-Darwin Sitompul (KEDAN) di Pilkada Tapteng 2024, dinilai merugikan pasangan tersebut. Pasalnya, penarikan dukungan tersebut dinilai tidak melalui proses yang seharusnya.

Pernyataan itu dungkap Tim Pemenangan Pasangan Kedan, Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam keterangan pers kepada wartawan, Kamis (5/9) sore. Ia bersama pimpinan partai politik pengusung KEDAN. Hadir juga Balon Bupati Kiyedi Pasaribu.

“Sudah barang tentu kami merasa dirugikan dengan hal itu. Namun kami masih berpikiran positif, karena apa, karena setelah KPU mengumumkan penutupan pendaftaran, hanya satu Paslon yang mendaftar ke KPU yaitu Paslon KEDAN yang didukung oleh 9 Parpol, salah satunya PDI-P,” kata Bakhtiar.

Bupati Tapteng periode 2019-2024 ini mengungkapkan, sejatinya PDI Perjuangan hingga saat hari terakhir pendaftaran bakal calon di KPU Tapteng, ikut menandatangani dukungan kepada KEDAN. Pencabutan dukungan PDI-P dari Paslon KEDAN baru mereka ketahui dari siaran live KPU saat proses pendaftaran pada Rabu malam.

“Bahwa waktu mendaftar di KPUD Tapteng seluruh partai politik sudah menandatangani dan tidak ada pengalihan dan pencabutan dukungan. Dan ketua PDI-P Tapteng serta pengurus hadir saat itu,” ungkapnya.

Kendati ia tak menampik soal pergantian pengurus PDI-P Tapteng. Bakhtiar menyebut, hal tersebut urusan internal PDI Perjuangan. Namun ia menegaskan, soal penarikan dukungan ada ketentuan yang harus dijalankan. Yakni kesepakatan bersama dari seluruh partai pengusung serta pasangan calonnya.

Baca Juga  Didemo Kader, ini Jawaban DPC PDI Perjuangan Tapteng

“Dan itu (kesepakatan bersama seluruh partai pengusung serta pasangan calon-red) tidak pernah dilakukan. Oleh sebab itu, maka sangat benar KPU Tapteng tidak menerima pendaftaran itu, karena persoalan bukan pada silon, melainkan administrasi yang tidak lengkap sehingga silon tidak bisa dibuka,” urai Bakhtiar.

KPU Telah Jalankan Aturan

Bakhtiar meyakini, penyelenggara Pemilu baik KPU maupun Bawaslu Tapteng bekerja sesuai dengan prosedur, dan tupoksinya serta profesional.

“Kami selaku partai pengusung KEDAN mengingatkan Bawaslu agar bekerja sesuai tupoksinya yaitu sebagai pengawas Pemilu. Untuk itulah kami berharap dan yakin Bawaslu akan bekerja profesional,” tukasnya.

Terkhusus kepada KPU, Bakhtiar mendukung sikap KPU Tapteng yang telah bekerja sesuai ketentuan baik PKPU maupun Juknis. Misalnya, sebelum masa pendaftaran balon dibuka, KPU telah menjalankan tugasnya dengan mengundang seluruh Parpol untuk menjelaskan bagaimana cara-cara mengalihkan dukungan partai politik jika terjadi kotak kosong.

“Dan kami yakin teman-teman dari PDI-P juga tahu soal aturan itu. Dan kami tegaskan, sampai hari ini, tidak ada surat dari PDI-P kepada tim untuk mencabut dukungan dari KEDAN. Artinya, sampai KPU menutup pendaftaran hanya satu Paslon yang mendaftar yaitu KEDAN yang didukung oleh 9 Papol termasuk PDI-P,” tandasnya.

Dukungan kepada KPU juga disampaikan perwakilan Parpol pengusung KEDAN, H. Hazmi Arif Simatupang Ketua Gerindra Tapteng. Ia mengapresiasi sikap tegas KPU yang telah menutup secara resmi tahapan pendaftaran bakal pasangan calon.

Ia juga meminta Bawaslu Tapteng bekerja secara profesional di dalam pengawasan. Karena menurut dia, Parpol pengusung KEDAN masih berjumlah 9 Parpol, termasuk PDI Perjuangan yang sudah menyerahkan resmi B1-KWK terhadap pasangan KEDAN.

“Kami menginginkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tapteng ini dengan politik riang,” kata Hazmi.

Editor: Muklis