Daerah

Remaja di Medan Tewas Setelah Lari dari Kejaran Polisi, Tim SAR Lakukan Evakuasi

×

Remaja di Medan Tewas Setelah Lari dari Kejaran Polisi, Tim SAR Lakukan Evakuasi

Sebarkan artikel ini
SAR
Ilustrasi - Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad warga remaja yang lompat ke sungai saat menghindari pengejaran polisi di Medan Belawan. Foto: Humas Basarnas Medan

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan informasi, korban melompat ke sungai untuk menghindari pengejaran polisi, pada Jumat (13/9).
  • Korban merupakan warga Taman Makam Pahlawan Lorong Papan Lingkungan 28, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.
  • "Jasad korban kami temukan pagi sekitar pukul 05.40 WIB dalam keadaan meninggal dunia sejauh sekitar 1 kilometer dari…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Tim SAR gabungan menemukan jenazah remaja bernama M Iqbal (17) dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Alur Belawan, Kota Medan.

Korban merupakan warga Taman Makam Pahlawan Lorong Papan Lingkungan 28, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.

Berdasarkan informasi, korban melompat ke sungai untuk menghindari pengejaran polisi, pada Jumat (13/9).

“Jasad korban kami temukan pagi sekitar pukul 05.40 WIB dalam keadaan meninggal dunia sejauh sekitar 1 kilometer dari lokasi awal korban hanyut,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Mustari.

Baca Juga  Parkir Berlangganan: Kebijakan Bobby yang Terindikasi Maladministrasi

Mustari mengatakan pencarian jenazah korban mereka lakukan sejak Jumat pukul 11.15 WIB dengan menggunakan peralatan water rescue.

Pencarian turut melibatkan alat pendeteksi bawah air atau aqua eyes dan penelusuran menggunakan perahu LCR.

Berdasarkan kronologi, lanjut Mustari, pada Jumat (13/9) sekira pukul 03.00 WIB, korban bersama rekannya sedang duduk di tepi jalan yang tak jauh dari sungai.

Saat itu pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku tawuran. Diduga karena takut, korban dan kedua rekannya melarikan diri, sedangkan korban melompat ke sungai.

Tak berselang lama warga sekitar dan keluarga korban langsung berusaha mencari korban namun tak kunjung menemukan hingga akhirnya melaporkan ke Basarnas Medan.