Politik

Kaesang Pakai Rompi ‘Putra Mulyono’, Strategi Komunikasi atau Meremehkan Situasi?

×

Kaesang Pakai Rompi ‘Putra Mulyono’, Strategi Komunikasi atau Meremehkan Situasi?

Sebarkan artikel ini
Kaesang Pangarep
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengenakan rompi "Anak Mulyono" saat blusukan di Tangerang. Foto: kompas.com

Ringkasan Berita

  • Kedatangan Kaesang itu untuk berbagi susu dan buku kepada warga bersama calon Wakil Bupati Tangerang Larru Yustira.
  • Kehadiran Kaesang dengan mengenakan rompi "Anak Mulyono" ini menjadi perhatian lantaran Mulyono, nama kecil Jokowi, s…
  • Dia mengatakan strategi komunikasi tersebut untuk mendapat simpati dan menjadi pusat perhatian banyak orang.

TOPIKSERU.COM – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep melakukan blusukan ke Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, dengan mengenakan rompi hitam dengan siluet menyerupai Jokowi dan bertulis “Anak Mulyono”, Selasa (24/9).

Kedatangan Kaesang itu untuk berbagi susu dan buku kepada warga bersama calon Wakil Bupati Tangerang Larru Yustira.

Kehadiran Kaesang dengan mengenakan rompi “Anak Mulyono” ini menjadi perhatian lantaran Mulyono, nama kecil Jokowi, sedang menjadi perbincangan masyarakat.

Selain itu, nama Kaesang tengah mencuat dalam dugaan gratifikasi berupa jet pribadi.

Mengutip kompas.com, pengamat komunikasi politik Universitas Brawijaya Verdy Firmantoro mengatakan apa yang dilakukan Kaesang tersebut sebagai self-deprecating humor untuk menarik perhatian publik.

“Dalam konteks komunikasi politik, anak muda ingin mengekspresikan diri lebih leluasa dengan menggunakan pesan yang lucu, memicu perhatian, bahkan mengandung unsur humor yang agak sarkastis,” kata Verdy.

Dia mengatakan strategi komunikasi tersebut untuk mendapat simpati dan menjadi pusat perhatian banyak orang.

“Artinya, pendekatan komunikasi yang digunakan justru mengungkapkan pernyataan ‘merendahkan diri’ atau self-deprecating humor untuk mendapatkan simpati atau menjadi pusat perhatian banyak orang,” ujar Verdy.

Menurut Verdy, secara umum setiap orang yang tersudut biasanya mereka cenderung akan membela diri atau melawan.

Namun, Kaesang ingin meredam serangan tersebut dengan menjadikannya parodi.

Baca Juga  Anies dan PDIP Senasib, Ahmad Basarah: Sama-sama Melawan Oligarki Politik

“Dengan hal itu, bisa dimaksudkan sebagai bentuk taktik manajemen kesan untuk mengubah persepsi publik terhadap isu atau masalah yang disoroti,” jelas Verdy.

Meremehkan Situasi

Verdy menilai gaya komunikasi anak muda seperti Kaesang cukup menarik. Tetapi dia mengingatkan bahwa bentuk komunikasi seperti itu tidak selalu mendapatkan respons positif.

Dia khawatir, gaya komunikasi menggunakan humor dapat membuat publik merasa politisi meremehkan mereka.

“Terlalu berlebihan menanggapi situasi krusial dengan parodi juga berpotensi memberi kesan meremehkan persoalan,” kata Verdy.

“Tetapi, jika pendekatan komunikasi politik gaya anak muda tepat dengan konteksnya, bisa mengurangi ketegangan, mencairkan suasana, dan membuat orang merasa lebih dekat (tidak berjarak), atau bisa membangun citra diri yang tidak terkesan elitis,” imbuhnya.

PDI Bereaksi

Aksi Ketua Umum PSSI Kaesang mengenakan rompi dengan siluet seperti Jokowi dan bertulis “Putra Mulyono” menuai reaksi, salah satunya dari PDIP.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat merespons dengan meminta agar menanyakan kepada Kaesang apakah dia anak Mulyono.

“Kayak gitu, kan mode bagi dia. Mulyono tuh sopo, tanya ke Kaesang, memang dia anak Mulyono atau bukan,” kata Djarot menanggapi rompi tersebut.

Djarot juga menyindir terkait Kaesang bersama istri ke Amerika nebeng jet pribadi seorang teman.

Dia menilai terkait hal itu perlu ada klarifikasi dari Kaesang.

“Supaya jelasin juga gitu. Kok bisa enak yo nebeng ke Amerika ya, enak banget dong. Aku juga punya temen, terus apa bisa nebeng ke Amerika sama istri, ya kan. Tanya ke dia ya,” ujar Djarot.