OlahragaPegadaian Championship

PSMS Medan Tahan Imbang Dejan FC di Kandang, Cuaca dan Lapangan Sintetis Jadi Tantangan

×

PSMS Medan Tahan Imbang Dejan FC di Kandang, Cuaca dan Lapangan Sintetis Jadi Tantangan

Sebarkan artikel ini
PSMS Medan
Pertandingan PSMS Medan vs Dejan Fc berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Kera Sakti, Tangerang Selatan, Senin (7/10). Foto: MO PSMS Medan

Ringkasan Berita

  • Pelatih PSMS Medan Nil Maizar mengatakan sangat puas dengan hasil pertandingan anak asuhnya hari ini meski hanya memb…
  • PSMS Medan mampu menyamakan kedudukan dan berakhir dengan skor 2-2 pada pertandingan yang berjalan sengit itu.
  • Pasalnya, pemain PSMS Medan mengaku kesulitan untuk beradaptasi dengan lapangan artifisial di Stadion Kera Sakti.

TOPIKSERU.COM, TANGERANG SELATAN – PSMS Medan akhirnya mampu mencuri satu poin dari markas Dejan FC dalam laga lanjutan Liga 2 Indonesia, yang berlangsung di Stadion Kera Sakti, Tangerang Selatan, Senin (7/10).

PSMS Medan mampu menyamakan kedudukan dan berakhir dengan skor 2-2 pada pertandingan yang berjalan sengit itu.

Pelatih PSMS Medan Nil Maizar mengatakan sangat puas dengan hasil pertandingan anak asuhnya hari ini meski hanya membawa pulang satu poin.

Nil Maizar mengatakan di balik hasil memuaskan tersebut ada tantangan yang harus mereka hadapi hingga akhir laga.

“Alhamdulillah kami dapat poin satu dan harus kita syukuri. Ke depan kami akan perbaiki pertandingan di sini. Saya harap anak-anak tetap rendah hati karena hasil pertandingan ini,” kata Nil Maizar seusai laga.

Menurutnya, perjuangan pemain dalam meraih hasil hari ini patut mendapat apresiasi.

Pasalnya, pemain PSMS Medan mengaku kesulitan untuk beradaptasi dengan lapangan artifisial di Stadion Kera Sakti.

“Salam hormat saya kepada seluruh pemain, sudah bisa mendapatkan poin. Mudah-mudahan besok menghadapi Sriwijaya kami mendapat progres yang baik,” ujar Nil.

Adaptasi Lapangan Sintetis

Pelatih berpengalaman ini juga mengakui bahwa bermain di lapangan artifisial menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya.

Baca Juga  Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pencetak Gol Termuda di El Clasico

Meski PSMS sudah melakukan satu kali latihan di lapangan sintetis di Pancoran, Nil merasa itu belum cukup untuk mempersiapkan tim sepenuhnya.

“Ya kaget (dengan lapangan artifisial), walaupun kita sudah siap satu kali latihan di Pancoran dan di stadion ini. Tapi tidak cukup untuk satu kali latihan di lapangan sintetis,” kata Nil Maizar.

“Anak-anak pada babak pertama tidak tahu harus melakukan apa, jalannya bola lebih kencang, kontrolnya sulit. Alhamdulillah di babak kedua mampu mulai adaptasi,” imbuhnya.

Senada, Jacinto “Juninho Cabral, penyumbang dua gol untuk PSMS mengakui timnya menghadapi kondisi sulit.

Dia mengatakan pertandingan melawan Dejan FC adalah hal yang menantang, terutama karena kondisi cuaca yang panas, termasuk harus beradaptasi dengan lapangan sintetis.

“Pertarungan yang sangat sulit, cukup panas. Bermain di lapangan dengan rumput artifisial itu tidak pernah mudah. Jadi menurut saya, kami berjuang banyak, terutama di babak pertama,” kata Jacinto.

Meski harus melewati pertandingan sulit di babak awal, Jacinto dan tim mulai bangkit seiring membaiknya kondisi cuaca pada babak kedua.

“Setengah babak kedua itu tidak begitu panas, jadi kami bisa meningkatkan permainan kami. Kami bisa dapat tiga poin, malangnya kami tidak menang, tetapi menurut saya hasil imbang ini tidak terlalu buruk pada akhirnya,” ujar Jacinto.

PSMS berharap bisa mempertahankan performa tim pada pertandingan berikutnya saat menghadapi Sriwijaya FC pada Sabtu (12/10) di Stadion Sriwijaya Jakabaring, Palembang.