Ringkasan Berita
- Penyisiran sungai pada hari kedua oleh tim gabungan sejauh 15 kilometer.
- Keluarga Akan Makamkan Desi Besok Sebelumnya, Mangatas tidak sendirian saat ditemukan para pemancing mengapung di Ae…
- Polsek Sorkam menerima laporan dari warga pada Sabtu (12/10) dini hari sekira pukul 01:00 WIB.
TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Proses pencarian terhadap jenazah Mangatas MB Manalu (37), pria yang hanyut di Aek Sibundong, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, kembali dihentikan sementara, Minggu (13/10).
“Masih belum ditemukan,” ujar Komandan Tim Pencarian korban dari Basarnas Nias, Pos SAR Sibolga, Dermawan Sinaga kepada Topikseru.com.
Penyisiran sungai pada hari kedua oleh tim gabungan sejauh 15 kilometer. Menurut Dermawan, cuaca buruk masih menjadi kendala paling berat bagi tim.
“Badai bang, air sungai pun naik tinggi dan deras. Sejak siang sekitar jam satu (13:00 WIB) udah hujan deras, sampai sore,” ujarnya.
Keluarga Akan Makamkan Desi Besok
Sebelumnya, Mangatas tidak sendirian saat ditemukan para pemancing mengapung di Aek Sibundong, Sabtu (12/10). Ia hanyut bersama istrinya, Desi Natal Yana Pinem (46).
Pasutri itu hanyut sejak Jumat (11/10) sore. Polsek Sorkam menerima laporan dari warga pada Sabtu (12/10) dini hari sekira pukul 01:00 WIB.
Desi berhasil dievakuasi dalam kondisi tak bernyawa. Saat ini, jenazahnya sudah di rumah duka. Pihak keluarga menyatakan menolak otopsi dan meminta untuk segera memakamkannya.
“Kalau jenazah perempuan (Desi-red), kabarnya besok dikebumikan bang,” kata Dermawan.













