Kesehatan

Waspadai Radiasi Ponsel! 5 Langkah Mudah Agar Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Gadget

×

Waspadai Radiasi Ponsel! 5 Langkah Mudah Agar Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Gadget

Sebarkan artikel ini
radiasi ponsel
Ils: bahaya radiasi ponsel

Ringkasan Berita

  • Tidak jarang, banyak orang merasa sulit untuk jauh dari gadget, bahkan ketika akan tidur.
  • Menurut laporan dari Live Science dan beberapa penelitian lain, tidur dekat dengan gadget dapat meningkatkan risiko k…
  • Radiasi Elektromagnetik Gadget dan Risiko Kanker Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), radiasi elektromagnetik yang di…

TOPIKSERU.COM – Saat ini, kecanduan gadget menjadi fenomena yang banyak dialami oleh masyarakat modern. Tidak jarang, banyak orang merasa sulit untuk jauh dari gadget, bahkan ketika akan tidur. Namun, ada hal yang harus diwaspadai, yaitu radiasi ponsel.

Kebiasaan ini ternyata memiliki dampak yang serius terhadap kesehatan. Menurut laporan dari Live Science dan beberapa penelitian lain, tidur dekat dengan gadget dapat meningkatkan risiko kanker dan mempengaruhi kualitas tidur secara signifikan.

Mari kita simak bagaimana efek tidur dekat gadget bagi kesehatan dan cara-cara untuk menghindarinya.

Radiasi Elektromagnetik Gadget dan Risiko Kanker

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh gadget, terutama ponsel, dianggap berpotensi karsinogenik bagi manusia.

Ini berarti bahwa paparan radiasi dari ponsel dapat meningkatkan risiko kanker.

Melansir Live Science, penelitian menunjukkan adanya kaitan antara radiasi gadget dengan risiko kanker jenis glioma, yaitu kanker otak yang agresif, dan tumor otak lainnya.

Meskipun hingga saat ini belum ada studi yang mampu memastikan bahwa radiasi dari ponsel secara langsung menyebabkan kanker, hasil penelitian tetap menunjukkan bahwa paparan radiasi dalam jangka panjang memiliki efek berbahaya.

# Karsinogenik pada Radiasi Ponsel: Fakta atau Mitos?

Karsinogenik pada radiasi ponsel masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan.

Namun, potensi karsinogenik tersebut tidak bisa diabaikan, terutama bagi mereka yang terbiasa tidur dekat dengan gadget dalam jangka panjang.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menemukan hubungan langsung antara radiasi gadget dan kanker.

Meski begitu, WHO telah memasukkan radiasi ponsel dalam kategori “kemungkinan karsinogen” yang artinya, radiasi tersebut bisa saja memiliki potensi untuk menyebabkan kanker dalam situasi tertentu, terutama bagi orang yang sering terpapar.

Oleh karena itu, menjauhkan gadget dari area tidur bisa menjadi langkah awal yang penting untuk menjaga kesehatan.

Gangguan Kualitas Tidur akibat Tidur Dekat dengan Gadget

Selain risiko kanker, tidur di dekat gadget juga memiliki dampak yang langsung terhadap kualitas tidur. Ketika gadget berada dalam posisi menyala dan dekat dengan kita saat tidur, paparan radiasi dan cahaya biru dapat mengganggu siklus tidur alami tubuh.

Dampaknya, fase tidur yang lebih dalam dan berkualitas sulit untuk dicapai, sehingga tubuh tidak mendapatkan istirahat optimal.

# Paparan Radiasi yang Memengaruhi Kualitas Tidur

Radiasi yang terpancar dari gadget membuat otak kita tetap aktif, sehingga sulit untuk memasuki fase tidur dalam atau deep sleep.

Deep sleep adalah tahap tidur yang sangat penting karena di sinilah tubuh kita memulihkan energi, memperbaiki sel-sel, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Saat fase ini terganggu, kita mungkin akan merasa lelah meskipun telah tidur dalam waktu yang lama.

Sebuah studi di Arab Saudi pada tahun 2020 menemukan bahwa orang yang menghabiskan lebih dari 8 jam per hari di depan gadget dan tidur dekat dengan ponselnya cenderung mengalami penurunan kualitas tidur.

Hal ini dikarenakan otak tetap “terjaga” dan tidak bisa beristirahat dengan optimal.

Efek Cahaya Biru pada Produksi Melatonin dan Ritme Sirkadian

Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar ponsel juga menjadi faktor utama yang menghambat tidur berkualitas. Cahaya biru memancarkan gelombang yang serupa dengan sinar matahari.

Baca Juga  Revolusi Pendidikan Anak: Tugas Sekolah Tanpa Gadget. Balik Manual!

Karena itu, ketika kita terpapar cahaya biru dari gadget di malam hari, otak kita mengira bahwa hari masih siang dan akan menunda produksi melatonin, hormon yang mengatur waktu tidur dan bangun.

# Gangguan pada Ritme Sirkadian Tubuh

Ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun sesuai dengan waktu siang dan malam.

Cahaya biru dari gadget dapat mengganggu ritme ini, sehingga tubuh kita sulit memasuki fase tidur yang nyenyak.

Hasilnya, kita bisa mengalami insomnia atau sulit tidur, yang akhirnya memengaruhi produktivitas dan kesehatan jangka panjang.

Menurut Journal of Psychiatric Research, paparan cahaya biru dari gadget, terutama menjelang tidur, dapat menurunkan produksi melatonin hingga 50%.

Ini membuat tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa mengantuk dan tidur dengan nyenyak.

Cara Mengurangi Risiko Gangguan Kesehatan Akibat Tidur Dekat Gadget

Kebiasaan membawa gadget ke tempat tidur atau tidur dekat dengan gadget memang sulit untuk dihindari. Namun, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kebiasaan ini. Berikut adalah beberapa cara yang efektif:

# 1. Menjauhkan Gadget dari Area Tidur

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah meletakkan gadget jauh dari tempat tidur, setidaknya satu meter dari kepala kita.

Ini akan membantu mengurangi paparan radiasi secara langsung ke tubuh kita saat tidur. Menjauhkan gadget dari tempat tidur juga membantu mengurangi godaan untuk memeriksa ponsel ketika kita sudah berada di tempat tidur.

# 2. Mengurangi Pemakaian Gadget Sebelum Tidur

Salah satu cara terbaik untuk menjaga kualitas tidur adalah menghindari penggunaan gadget setidaknya satu jam sebelum tidur.

Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang menenangkan seperti membaca buku atau melakukan meditasi ringan.

Dengan cara ini, tubuh kita akan lebih mudah memasuki fase tidur yang nyenyak tanpa gangguan cahaya biru dan radiasi dari gadget.

# 3. Mengaktifkan Mode Malam atau Night Mode pada Gadget

Fitur Night Mode atau Mode Malam yang tersedia pada hampir semua gadget modern membantu mengurangi intensitas cahaya biru yang dipancarkan oleh layar.

Fitur ini bisa diaktifkan saat malam hari untuk menjaga mata dan otak dari gangguan cahaya biru. Meski tidak sepenuhnya menghilangkan cahaya biru, Night Mode bisa membantu tubuh beradaptasi dengan pencahayaan yang lebih ramah untuk tidur.

# 4. Mengatur Waktu Tidur secara Konsisten

Memiliki jadwal tidur yang konsisten adalah cara lain yang efektif untuk menjaga kesehatan tidur.

Tubuh kita akan terbiasa dengan ritme tidur yang teratur, sehingga kita dapat merasakan tidur yang berkualitas meskipun tanpa gadget di dekat kita.

Ritme yang konsisten juga akan membantu mengurangi ketergantungan terhadap gadget sebelum tidur.

 5. Gunakan Fitur Do Not Disturb atau Matikan Notifikasi

Mematikan notifikasi atau mengaktifkan mode Do Not Disturb pada ponsel adalah langkah sederhana yang bisa memberikan dampak besar.

Dengan tidak adanya notifikasi yang masuk, kita bisa tidur lebih nyenyak tanpa terganggu suara atau getaran dari gadget.

Cara ini juga efektif untuk mengurangi keinginan untuk memeriksa ponsel saat sudah berada di tempat tidur.

Dengan menerapkan beberapa langkah di atas, kita bisa menjaga kualitas tidur tetap optimal dan mengurangi risiko gangguan kesehatan. (*)