Ringkasan Berita
- Dia menyebut tanggapan tersebut ia sampaikan setelah beberapa orang meminta pendapatnya di media sosial terkait hal itu.
- Oki sebelum menyampaikan pandangannya menyatakan bahwa dia tidak terafiliasi dan mendukung salah satu pasangan calon …
- "Tetapi bukan berarti kalian-kalian yang enggak peduli dengan PSMS Medan itu berhak untuk mencaci, memaki dan menjele…
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Komika sekaligus mantan kiper klub PSMS Medan Oki Rengga Winata menyampaikan respons terkait ulah sejumlah pendukung yang mengolok-olok PSMS pada momen debat kandidat Pilgub Sumut 2024 perdana di Kota Medan.
Dia menyebut tanggapan tersebut ia sampaikan setelah beberapa orang meminta pendapatnya di media sosial terkait hal itu.
“Tadi aku banyak di tag (tandai) orang di media sosial, aku enggak tahu momennya apa, tetapi sepertinya saat debat cagub dan cawagub di Pilkada. Aku melihat ada sekelompok pendukung paslon yang meneriaki ‘PSMS hancur, PSMS hancur,” kata Oki Rengga dalam unggahan video di Instagram, Jumat (1/11).
Oki sebelum menyampaikan pandangannya menyatakan bahwa dia tidak terafiliasi dan mendukung salah satu pasangan calon pada kontestasi Pilkada Sumut 2024.
Eks kiper PSMS Medan ini mengakui bahwa saat ini kondisi klub kebanggaan warga Kota Medan itu sedang belum baik dan memprihatinkan.
Hal itu menurutnya, bila melihat posisi PSMS pada klasemen sementara Liga 2 Indonesia.
“Tetapi bukan berarti kalian-kalian yang enggak peduli dengan PSMS Medan itu berhak untuk mencaci, memaki dan menjelek-jelekkan PSMS demi kepentingan politik,” ujar Oki Rengga.
Oki mengatakan semestinya, saat kondisi PSMS tengah berada pada situasi yang kurang baik yang harus dilakukan adalah bersama membenahi.
“Bukan malah makin memberitahu ke orang banyak bahwa PSMS Medan hancur. Semua sedang berusaha keras, pemain sudah berlatih keras, pelatih dan manajemen juga sudah berupaya,” kata jebolan Stand Up Comedy Academy ini.
Dia menilai apa yang mendera PSMS Medan saat ini juga tidak terlepas dari situasi yang tidak menguntungkan.
Misalnya, kata dia, PSMS selama mengarungi Liga 2 musim ini tidak bermain di kandang kebanggan klub berjuluk Ayam Kinantan itu.
“Kesulitannya adalah kita tidak main di stadion kebanggaan, kita menumpang di stadion orang lain,” ujar Oki.
“Silakan kalian berpolitik untuk membenahi PSMS Medan. Bukan justru menggunakan PSMS untuk menyerang lawan politik. PSMS kan milik seluruh pecinta sepak bola, bukan salah satu pasangan calon,” imbuh Oki.
Viral Pendukung Bobby Mengolok PSMS
Sebelumnya, sebuah potongan video yang menampilkan pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bobby Nasution dan Surya, terlihat berteriak kegirangan.
Dalam video tersebut terdengar para pendukung meneriakkan nama PSMS Medan.
“PSMS hancur.. PSMS hancur..,” teriak mereka sambil berjoget.
Sontak, video yang dianggap menghina klub PSMS Medan tersebut mendapat tanggapan serius dari kelompok suporter.
Para suporter menyesalkan tingkah para pendukung Bobby Nasution yang membawa PSMS ke dalam ranah politik.













