Hukum & Kriminal

Kodam I Bukit Barisan: 33 Prajurit Armed Terlibat Penyerangan Warga Kecamatan Sibiru-biru

×

Kodam I Bukit Barisan: 33 Prajurit Armed Terlibat Penyerangan Warga Kecamatan Sibiru-biru

Sebarkan artikel ini
Batalyon Armed
Ratusan Warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang menggeruduk Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan, Sabtu (9/11). Foto: Tangkapan layar video

Ringkasan Berita

  • Peristiwa penyerangan oleh oknum prajurit TNI AD terhadap warga di Desa Selamat dan Desa Cinta Adil, pada Jumat (8/11…
  • Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) Kodam I Bukit Barisan Kolonel Inf Dody Yudha mengatakan para praj…
  • Untuk informasi awal bahwa peristiwa ini karena ada perkelahian sehingga terjadi penyerangan," ujar Dody.

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Kodam I Bukit Barisan mengonfirmasi sebanyak 33 prajurit TNI AD dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan terlibat penyerangan warga di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang.

Peristiwa penyerangan oleh oknum prajurit TNI AD terhadap warga di Desa Selamat dan Desa Cinta Adil, pada Jumat (8/11) malam itu menyebabkan korban jiwa.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) Kodam I Bukit Barisan Kolonel Inf Dody Yudha mengatakan para prajurit yang terkonfirmasi terlibat dalam peristiwa tersebut sedang menjalani pemeriksaan oleh POMDAM I Bukit Barisan.

“Diduga oknum prajurit yang terkonfirmasi terlibat penyerangan warga ada 33 orang,” kata Kolonel Inf Dody Yudha saat memberikan keterangan pers, Minggu (10/11).

Kolonel Dody mengatakan POMDAM I Bukit Barisan selain memeriksa para prajurit terlibat penyerangan warga desa, juga sedang melakukan penyelidikan terkait motif penyerangan.

Baca Juga  Resmi Jalin Asmara, Ternyata Omara Esteghlal Naksir Prilly Latuconsina Sejak 13 Tahun Lalu

“Sedangkan untuk motif peristiwa saat ini masih proses pemeriksaan. Untuk informasi awal bahwa peristiwa ini karena ada perkelahian sehingga terjadi penyerangan,” ujar Dody.

Dia menjelaskan pascapenyerangan, Kodam I Bukit Barisan telah mengambil langkah-langkah, baik untuk mengusut kasus maupun meredakan situasi di lokasi.

Kolonel Dody menyebut Panglima Kodam I Bukit Barisan Letjen TNI Mochammad Hasan telah menggelar jam komandan di Batalyon Armed 2/105 KS dengan memberikan arahan tegas kepada seluruh prajurit.

“Pada intinya dalam arahan Bapak Panglima Kodam bahwa menjamin peristiwa serupa tidak akan terulang di kemudian hari. Selanjutnya meminta masyarakat tidak perlu khawatir bahwa situasi telah kondusif,” kata Kolonel Dody.

Dody mengatakan Pangdam Letjen TNI Mochammad Hasan juga sudah mendatangi pihak keluarga korban meninggal dunia, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.

Sedangkan terhadap para korban luka, lanjutnya, pihaknya telah memindahkan mereka dari Rumah Sakit Sembiring ke Rumah Sakit Putri Hijau.

“Para korban luka-luka kami pindahkan agar menjamin mendapat perawatan maksimal sampai mereka sembuh,” pungkasnya.