Ringkasan Berita
- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Mustari mengatakan korban pertama berhasil mengevakuasi korban …
- "Korban pertama jenis kelamin laki-laki bernama Martin Sinulingga (57) dan seorang perempuan pada pukul 13.50 WIB," k…
- Sebelumnya, bencana alam tanah longsor terjadi di jalur Medan – Berastagi, tepatnya di Sembahe, Kecamatan Sibolangit,…
TOPIKSERU.COM, DELI SERDANG – Tim SAR gabungan mengevakuasi dua korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (27/11).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Mustari mengatakan korban pertama berhasil mengevakuasi korban pertama pada pukul 13.10 WIB.
“Korban pertama jenis kelamin laki-laki bernama Martin Sinulingga (57) dan seorang perempuan pada pukul 13.50 WIB,” kata Mustari melalui keterangan tertulis.
Mustari mengatakan korban kedua merupakan penumpang bus pariwisata. Kedua korban ditemukan meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RSUP Haji Adam Malik Medan.
Dia mengatakan saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam bencana longsor menjadi lima orang.
“Tim SAR gabungan masih berupaya melakukan evakuasi terhadap penumpang bus yang masih terjepit badan bus dengan cara pembersihan material longsor menggunakan excavator dan bacho loader,” ujar Mustari.
Sebelumnya, bencana alam tanah longsor terjadi di jalur Medan – Berastagi, tepatnya di Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (26/11) malam.
Berdasarkan data RSUP H Adam Malik selain lima korban meninggal, 24 korban lainnya mengalami luka-luka.
Manajer Hukum dan Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan dari lima korban meninggal, empat korban di antaranya tiba di rumah sakit dalam keadaan meninggal.
Keempat korban, yakni atas nama Dimas Solin (18) asal Pakpak Bharat, Jesica Hutapea (20) asal Samosir, Martin Sinulingga (57) asal Medan dan satu jenazah belum ada identitas.













