Ringkasan Berita
- Belakangan setelah Gus Miftah menyampaikan pengunduran diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden, masalah tersebut kem…
- “Kami Netizen Republik Indonesia, memberi ultimatum kepada saudari Clara Shinta untuk segera menyerahkan diri sebel…
- Belakangan masalah ini menyeret nama Clara Shinta.
TOPIKSERU.COM – Kontroversial ucapan Gus Miftah terhadap pedagang es teh bernama Sunhaji menjadi polemik dalam beberapa hari belakangan setelah viral di media sosial. Belakangan masalah ini menyeret nama Clara Shinta.
Belakangan setelah Gus Miftah menyampaikan pengunduran diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden, masalah tersebut kembali viral dan menyeret nama Clara.
Clara dituding sebagai orang pertama yang menyebara video Gus Miftah saat mengucapkan kata ‘goblok’ terhadap Sunhaji saat itu mengisi ceramah di Magelang pada 30 November 2024.
Isu Miftah dan Esteh ini sebelumnya sudah lumayan reda diluar dari video-video Miftah lainnya.
Namun kembali muncul sebuah video baru oleh seorang pendakwah, Kyai Syarif Rahmat, yang meminta publik untuk mencari penyebar video Miftah saat di Magelang.
Dia juga meminta untuk orang yang menyebar video ini harus bertanggung jawab.
“Cari siapa pembuat, pengedit video pertama, telusuri sampai ketemu siapa yang memesan-nya. Tidak ada yang salah dalam masalah ini, si tukang minuman sudah biasa, dia ikut tertawa, seneng kok, semuanya tertawa,” ujar Syarif Rahmat dalam video Youtube PADASUKA_TV pada Sabtu (7/12/2024).
Kemudian muncul tiga tweet yang dilayangkan oleh akun @lanangetakat dari platform X, dengan nada mengancam.
“Jika dalam waktu 1 x 24 jam saudari Clara Shinta belum juga muncul dan memberi keterangan yang jelas, maka kami akan memberi serangan cyber berupa opini dan narasi buruk tentang diri Anda. Gus Miftah hanya korban, beliau telah didzolimi banyak orang akibat perbuatan Clara Shinta.” isi tweet-nya.
“Kami Netizen Republik Indonesia, memberi ultimatum kepada saudari Clara Shinta untuk segera menyerahkan diri sebelum serangan-serangan cyber menghujani dunia maya. Kami harap Anda segera muncul dan menjelaskan maksud dari tersebarnya video tersebut dengan selugas-lugasnya,” tulis akun tersebut.
“Gus Miftah tak pantas dihujat yang pantas dihujat itu Clara Shinta,” tulisnya lagi.
Alih-alih mendapatkan simpati dari netizen, akun tersebut malah ‘diserang’ balik oleh netizen yang mendukung penuh Clara.
“Ini salah total. Penyebar pertama rekaman kemarin di Magelang, bukan Clara Shinta. Penyebar pertama dan sumber primernya adalah akun Youtube PCNU Kabupaten Magelang itu sendiri yang membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik hasil live streaming!” tulis salah satu akun dengan nama @Sam_Ardi.
Tuduhan ini viral dan menyeret nama Clara Shinta dengan mengaitkan pilihan politik saat Pilpres 2024.
Pasalnya Clara Shinta merupakan influencer yang berada dibarisan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Isu baru ini membuat nama Clara Shinta berada di trending 1 X sejak Rabu (11/12) dini hari.
Clara lantas menanggapi tudingan itu dengan mengunggah pernyataan melalui Instagram Story.
“Perasaan pemilu udah kelar lama banget, sampe sekarang netizen kalau buat berita tetap bawa Pak Anies mulu, kasian dan ga enak juga kalau terjadi apa-apa selalu dikaitkan ‘oh ini anak abah’ apalagi yang casenya engga ada hubungan sama pak Anies, padahal kalian yang buat berita, kalian yang ribut, tapi aku yang engga enakan jadinya,” tulis Clara.













