Hukum & Kriminal

Laporan di Polsek Pinangsori Diduga Mandek, Korban Penganiayaan Minta Keadilan

×

Laporan di Polsek Pinangsori Diduga Mandek, Korban Penganiayaan Minta Keadilan

Sebarkan artikel ini
Polsek Pinangsori
Nodiove (32), korban penganiayaan saat pembagian C6, Selasa (17/12). Topikseru.com/Jasman Julius

Ringkasan Berita

  • Nodiobe merupakan korban penganiayaan saat pembagian C6 di Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, pada 24 November 2024…
  • Korban mengatakan meski telah membuat laporan ke Polsek Pinangsori, penyidik pernah memanggilnya untuk dimintai keter…
  • Akibat penganiayaan tersebut, Nodiove mengalami luka di pelipis kiri dan harus mendapat lima jahitan.

TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Nodiove Zebua (32), korban penganiayaan berharap laporannya di Polsek Pinangsori bisa ditindak lanjuti penyidik sehingga korban mendapat keadilan.

Nodiobe merupakan korban penganiayaan saat pembagian C6 di Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, pada 24 November 2024 lalu.

Akibat penganiayaan tersebut, Nodiove mengalami luka di pelipis kiri dan harus mendapat lima jahitan. Korban juga telah membuat laporan atas peristiwa tersebut ke Polsek Pinangsori.

Kepada Topikseru.com, Selasa (17/12) Nodi menceritakan bahwa sampai saat ini belum ada proses hukum terhadap kasus yang menimpanya.

Baca Juga  Pj Bupati Sugeng Siap Bantu Keluarga Penerima Bedah Rumah Terkendala Biaya

“Setelah kejadian, pelaku belum pernah datang meminta maaf atau proses mediasi,” kata Nodiove.

Korban mengatakan meski telah membuat laporan ke Polsek Pinangsori, penyidik pernah memanggilnya untuk dimintai keterangan.

“Tanggal 6 November lalu saya pernah dipanggil penyidik Polsek beserta dua orang saksi untuk memberi keterangan,” ujar Nodiove.

“Setelah pemanggilan itu, sampai hari ini saya belum mendapatkan informasi soal perkembangan kasus yang menimpa saya,” imbuhnya.

Dia berharap mendapat keadilan atas kasus penganiayaan yang menimpanya dengan adanya proses hukum.

Padahal, akibat penganiayaan tersebut dirinya selama seminggu tidak dapat beraktivitas.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa menindak lanjuti laporan saya, apapun hasilnya semoga yang terbaik,” harapnya.

Kapolsek Pinangsori AKP Jonggara Hutajulu saat dikonfirmasi Topikseru.com belum bisa memberikan keterangan terkait kasus tersebut karena sedang sakit.