Daerah

Polrestabes Medan Mengamankan 487 Gereja saat Natal 2024

×

Polrestabes Medan Mengamankan 487 Gereja saat Natal 2024

Sebarkan artikel ini
Natal 2024
Tim Gegana Brimob Polda Sumut melakukan sterilisasi di Gereja Katedral Medan, Selasa (24/12/2024). Foto: Antara/Aris Rinaldi Nasution

Ringkasan Berita

  • Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman…
  • "Di Kota Medan terdapat 487 gereja yang harus diamankan," kata Kombes Gidion Arif Setyawan, Selasa (24/12).
  • Kombes Gidion mengatakan proses sterilisasi beberapa gereja di Kota Medan berjalan dengan baik dan aman.

TOPIKSERU.COMKepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan memastikan 487 gereja di Kota Medan aman saat merayakan Natal 2024.

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman dengan mengerahkan personel di setiap gereja.

“Di Kota Medan terdapat 487 gereja yang harus diamankan,” kata Kombes Gidion Arif Setyawan, Selasa (24/12).

Dia mengatakan ada sembilan gereja mendapat pengamanan prioritas, seperti Gereja Katolik Katedral Medan.

Polrestabes Medan bersama Tim Gegana Brimob Polda Sumut telah melakukan sterilisasi di Gereja Katolik Katedral, Jalan Pemuda, Kota Medan.

Baca Juga  STY Bicara Kondisi Kevin Diks: Sulit, Saya Tidak akan Memaksa

“Kami lakukan prosedur operasi standar sterilisasi satuan tim Gegana di Gereja Katedral guna menjamin keamanan Natal 2024,” ujar Kombes Gidion.

Kombes Gidion mengatakan proses sterilisasi beberapa gereja di Kota Medan berjalan dengan baik dan aman.

Pihaknya juga berupaya memberikan pelayanan yang sama untuk melakukan sterilisasi setiap gereja di wilayah Kota Medan.

“Mari kita merayakan Natal 2024, dengan sukacita. Tentunya ini menjadi kebaikan kita bersama, dan semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Gidion.

Kanit 1 Subden Jibom Sumut AKP Rudi menyebut, bahwa sterilisasi dilakukan pihaknya mulai dari dalam gereja hingga bagian luar menggunakan alat pendeteksi bom.

“Kami sudah melakukan sterilisasi. Di Gereja Katedral ini, kami tidak temukan bahan-bahan dianggap berjenis bom atau bahan peledak. Tidak ada gangguan di Katedral,” jelasnya.