Edukasi

MBI Apresiasi Festival Dadap, Akhyar Giantoro: Pembumian Nilai Pancasila dan Astacita

×

MBI Apresiasi Festival Dadap, Akhyar Giantoro: Pembumian Nilai Pancasila dan Astacita

Sebarkan artikel ini
Festival Dadap
Ketua Umum Komunitas Milenial Berkarya Indonesia (MBI) Akhyar Giantoro mengapresiasi gelaran Festival Dadap sebagai pembumian nilai-nilai Pancasila. Foto kolase: Dok.Pribadi

Ringkasan Berita

  • Festival Dadap atau disebut juga Nadran, adalah acara Sedekah Laut yang digelar oleh para nelayan di Kampung Dadap da…
  • Dia menjelaskan Presiden Prabowo membawa cita-cita persatuan untuk membangun bangsa dan negara dengan melestarikan ni…
  • Bayangkan saja, mereka bercerita pada saya, untuk menggelar Festival Dadap Vol 4 ini, tanpa ada bantuan dari pemerintah.

TOPIKSERU.COM, JAKARTA – Ketua Umum Komunitas Milenial Berkarya Indonesia (MBI) Akhyar Giantoro mengapresiasi gelaran Festival Dadap di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, yang sarat akan nilai-nilai dan makna.

Festival Dadap atau disebut juga Nadran, adalah acara Sedekah Laut yang digelar oleh para nelayan di Kampung Dadap dan sekitarnya.

Upacara adat para nelayan ini biasanya digelar setiap 5 tahun sekali, namun saat ini dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Festival ini sebagai wujud rasa syukur para nelayan atas hasil tangkapan dan menjadi harapan agar di tahun mendatang terus meningkat.

Akhyar Giantoro sengaja datang untuk menyaksikan Festival Dadap Vol 4 di Kampung Dadap, yang diselenggarakan pada Minggu 22 Desember 2024.

“Selain sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil tangkapan nelayan, saya melihat Festival Dadap mengajarkan nilai-nilai Pancasila, Sila Kedua, yakni Persatuan Indonesia,” kata Akhyar Giantoro melalui keterangan tertulis, Sabtu (28/12).

Akhyar mengatakan nilai persatuan tersebut tergambar jelas dari peserta Festival Dadap yang terdiri dari berbagai suku, etnis, budaya dan agama, tetapi guyub dalam satu harapan dan semangat.

“Bebagai Etnis, Budaya dan Agama, ikut serta dalam merayakan festival. Ini menjadi contoh konkrit dari pembumian nilai-nilai Pancasila yang selaras dengan astacita Presiden Prabowo Subianto,” ujar alumnus USU ini.

Baca Juga  Basarnas dan Brimob Polda Sumut Evakuasi Nelayan yang Hanyut di Perairan Nias

Dia menjelaskan Presiden Prabowo membawa cita-cita persatuan untuk membangun bangsa dan negara dengan melestarikan nilai adat dan budaya Indonesia.

Selain itu, kata pria kelahiran Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ini mengatakan ada banyak nilai luhur yang terbangun dalam penyelenggaraan festival. Salah satunya nilai gotong royong turut menjadi tonggak terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Festival Dadap ini gambaran surga Indonesia yang harus dirawat. Bayangkan saja, mereka bercerita pada saya, untuk menggelar Festival Dadap Vol 4 ini, tanpa ada bantuan dari pemerintah. Namun, mereka menanamkan nilai gotong royong, dengan cara patungan setiap rumah menyumbang Rp 100 ribu demi terselenggaranya Festival Dadap Vol 4 ini,” kata Akhyar.

Mendorong UMKM dan Destinasi Wisata

Di sisi lain, kata Akhyar, tradisi ini selain sebagai wadah pelestarian nilai-nilai ke-Indonesia-an juga mampu mendukung potensi UMKM dan destinasi wisata.

Gelaran ini mampu mendorong dan mendukung sektor UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Tradisi yang memiliki keunikan ini juga menjadikannya sebagai destinasi wisata berbasis budaya.

Akhyar menjelaskan ada berbagai produk UMKM unggulan yang berasal dari Kampung Dadap, salah satunya Keripik Rajungan dan Ikan, yang telah mejeng dan menjuarai dalam ajang festival UMKM Nasional.

“Ini juga menjadi potensi yang bisa terus didorong oleh Kementerian UMKM dalam membangun sentra ekonomi mandiri Kampung Dadap,” ujar Ketua Umum BMI ini.

Akhyar turut mengapresiasi dan bangga kepada anak muda di Kampung Dadap dan sekitarnya yang telah melestarikan nilai budaya dan tradisi Indonesia di tengah kemajuan zaman.

“Tetap optimis, jangan menyerah, kami Komunitas MBI siap membantu untuk memajukan Kampung Dadap menjadi Destinasi Wisata Budaya yang membanggakan Indonesia,” pungkasnya.