Ringkasan Berita
- Sebelumnya, warga di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, geger dengan penemuan bayi dalam kondisi meni…
- AKBP Janton menduga bayi yang baru berusia sehari itu hasil hubungan terlarang dan sengaja dibuang oleh orangtuanya.
- "Dugaan sementara bayi ini sengaja dibuang karena hubungan terlarang.
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban mengatakan pihaknya tengah menyelidiki penemuan mayat bayi perempuan dalam tas yang ditemukan nelayan pada Kamis (2/1) pagi.
AKBP Janton menduga bayi yang baru berusia sehari itu hasil hubungan terlarang dan sengaja dibuang oleh orangtuanya.
“Dugaan sementara bayi ini sengaja dibuang karena hubungan terlarang. Kami sedang menyelidiki dan memburu pelaku,” kata Janton.
Dia menjelaskan mayat bayi perempuan ini ditemukan dalam tas hitam di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.
Tas tersebut awalnya ditemukan oleh seorang nelayan Bambang Sugianto (44) yang hendak melaut.
“Hasil pengecekan tim Inafis ada sejumlah barang-barang dalam tas bersama mayat,” ujar Janton.

Dia mengatakan sebelum dibuang, bayi perempuan tersebut dimasukkan ke dalam tas hitam merek Goldvers.
Di dalam tas tersebut terdapat sebuah sendal hotel yang bertuliskan Swiss-Care.
Janton mengatakan saat ini jenazah bayi malang itu telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses pemeriksaan.
Sebelumnya, warga di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, geger dengan penemuan bayi dalam kondisi meninggal dunia dalam tas hitam oleh seorang nelayan.
Kondisi bayi yang masih merah diduga baru berumur sehari itu telah meninggal dunia saat ditemukan.
Selain mayat bayi, dalam tas hitam itu terdapat beberapa barang lain, salah satunya sendal hotel.













