Ringkasan Berita
- Komandan Pos SAR Sibolga Rufinus Bangun mengatakan pihaknya telah mengevakuasi ketiga korban dari Pulau Stan Barat se…
- "Tim SAR gabungan telah mengevakuasi ketiga pemancing hari ini, lantaran kemarin cuaca kurang mendukung," kata Rufinu…
- Rufinus menjelaskan ketiga korban selamat dalam insiden kecelakaan dihantam ombak itu masing-masing Robert Liong (50)…
TOPIKSERU.COM, TAPTENG – Pos SAR mengevakuasi tiga pemancing yang tenggelam setelah boat mereka pecah dihantam gelombang di perairan Bintanah, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.
Komandan Pos SAR Sibolga Rufinus Bangun mengatakan pihaknya telah mengevakuasi ketiga korban dari Pulau Stan Barat setelah mengalami kecelakaan.
“Tim SAR gabungan telah mengevakuasi ketiga pemancing hari ini, lantaran kemarin cuaca kurang mendukung,” kata Rufinus Bangun, Selasa (7/1).
Dia mengatakan pihaknya mengevakuasi ketiga pemancing menggunakan Kapal KN SAR Nakula dengan kondisi sehat dan telah mendapat pertolongan medis pertama.
Rufinus menjelaskan ketiga korban selamat dalam insiden kecelakaan dihantam ombak itu masing-masing Robert Liong (50) dan Adi Putra Sembiring (41), warga Tarutung dan Arisman (30) warga Sibolga, yang merupakan nakhoda kapal.
Rufinus menjelaskan peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Senin (6/1). Kapal pencari ikan itu pecah dihantam ombak saat berada di perairan Bintanah, Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Kami menerima informasi dari keluarga salah satu pelajar yang datang dari Tanah Karo.
Pihak keluarga melaporkan telah kehilangan kontak dan melaporkan ke Pos SAR Sibolga,” ujar Rufinus.
Tim SAR gabungan menggelar pencarian dan pada pukul 14.30 WIB mendapat informasi bahwa ketiga warga pemancing itu selamat dan berada di Pulau Stan Barat.
“Kami menerima informasi bahwa korban selamat dan sudah berada di rumah kepala dusun,” pungkasnya.













