Ekonomi dan Bisnis

Harga Bitcoin (BTC) Merosot 0,53% di Level US$107.310 Per Koin Atau Setara Rp 1,73 Miliar

×

Harga Bitcoin (BTC) Merosot 0,53% di Level US$107.310 Per Koin Atau Setara Rp 1,73 Miliar

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin (BTC) hari ini terlihat merosot 0,53% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 107.310 per koin atau setara Rp 1,73 miliar (kurs, Rp 16.179).
Harga Bitcoin (BTC) hari ini terlihat merosot 0,53% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 107.310 per koin atau setara Rp 1,73 miliar (kurs, Rp 16.179).

Ringkasan Berita

  • Harga Bitcoin (BTC) hari ini terkoreksi menjelang menjelang berakhirnya kontrak opsi kuartalan besar pada Jumat ini.
  • Pasar kripto melemah dalam 24 jam terakhir.
  • Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Harga Bitcoin (BTC) hari ini terlihat merosot 0,53% dalam 24 jam terakhir.

Topikseru.com – Pada perdagangan Jumat (27/6/2025) kapitalisasi pasar kripto global turun 0,91% menjadi US$ 3,27 triliun dalam 24 jam.

Pasar kripto melemah dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) hari ini terkoreksi menjelang menjelang berakhirnya kontrak opsi kuartalan besar pada Jumat ini.

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Harga Bitcoin (BTC) hari ini terlihat merosot 0,53% dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 107.310 per koin atau setara Rp 1,73 miliar (kurs, Rp 16.179).

Pelemahan juga terjadi pada Ethereum (ETH) 1,52% menjadi US$ 2.432 per koin.

Diikuti Binance (BNB) turun 0,54% menjadi US$ 645 per koin, Dogecoin (DOGE) terkoreksi 2,85% menjadi US$ 0,161, XRP ambles 4,26% menjadi US$ 2,1, Solana (SOL) melemah 3,98% menjadi US$ 139,7.

Dikutip dari CoinDesk, harga Bitcoin bertahan di kisaran US$ 107 ribu, menjelang berakhirnya kontrak opsi kuartalan besar pada Jumat ini.

Chief Commercial Officer Deribit Jean-David Péquignot, Jumat ini akan menjadi salah satu tanggal penting untuk pasar derivatif kripto.

Baca Juga  Harga Bitcoin (BTC) Terjatuh 1,71% di Level US$ 118.239 Per Koin atau Setara Rp1,92 Miliar

“Expiry kontrak opsi di Deribit kali ini adalah yang terbesar tahun ini, dengan open interest BTC mencapai US$ 40 miliar. Sekitar 38% dari kontrak tersebut akan kedaluwarsa besok,” ujarnya.

Adapun harga ‘max pain’, harga di mana kerugian terbesar akan dialami oleh pemegang opsi, ditetapkan di level US$ 102 ribu, dengan rasio put/call sebesar 0,73.

Rasio ini mengindikasikan bahwa belum ada arah jelas dominan antara spekulan long dan short untuk jangka pendek.

Péquignot menambahkan, volatilitas tersirat Bitcoin telah turun ke 38% dari 50% pada April, menunjukkan bahwa pasar mulai merasa yakin akan peran Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian makro.

Titik Krusial Bitcoin
Menurut Péquignot, level US$ 105 ribu saat ini menjadi titik krusial bitcoin secara teknikal. Jika harga menembus ke bawah, pasar perlu waspada.

“Minimnya open interest pada kontrak perpetual serta rendahnya volatilitas tersirat mengindikasikan ekspektasi pasar terhadap pergerakan tajam cenderung terbatas menjelang expiry Jumat,” katanya.

Sementara itu, sejumlah saham kripto menguat pada Kamis. Saham Core Scientific (CORZ) melonjak lebih dari 33% menyusul laporan Wall Street Journal bahwa perusahaan tersebut akan diakuisisi oleh AI Hyperscaler CoreWeave (CRWV).

Saham Circle (CRCL), Coinbase (COIN), Riot Platforms (RIOT), dan Hut 8 (HUT) juga naik antara 5% hingga 7%, sementara MicroStrategy (MSTR) justru turun hampir 1%.