Ekonomi dan Bisnis

Harga Bahan Pokok Nasional Awal Juli 2025: Cabai dan Bawang Turun, Tapi Minyak dan Beras Premium Masih Mahal

×

Harga Bahan Pokok Nasional Awal Juli 2025: Cabai dan Bawang Turun, Tapi Minyak dan Beras Premium Masih Mahal

Sebarkan artikel ini
Harga Pangan Nasional September 2025
Pedagang menimbang cabai rawit di Pasar Liluwo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (8/1/2024). Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dirilis Rabu (2/7), sejumlah bahan pokok mulai mela…
  • Beras Premium dan Minyak Goreng Masih 'Panas' Meski sejumlah komoditas mencatat tren penurunan, harga beras premium m…
  • Beras SPHP justru mengalami kenaikan menjadi Rp 12.863 per kg dari sebelumnya Rp 12.565.

Topikseru.com – Awal Juli 2025 membawa sedikit angin segar bagi konsumen. Harga cabai rawit merah dan bawang merah tercatat mengalami penurunan cukup signifikan di tengah volatilitas harga pangan nasional.

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dirilis Rabu (2/7), sejumlah bahan pokok mulai melandai, namun tekanan harga masih terasa di komoditas vital seperti beras premium dan minyak goreng kemasan.

Data resmi yang dirilis pukul 08.30 WIB menunjukkan harga cabai rawit merah turun dari Rp 63.691 menjadi Rp 60.541 per kilogram, sementara bawang merah turun dari Rp 44.452 menjadi Rp 41.773 per kilogram.

Dua komoditas ini sebelumnya sempat menyentuh titik rawan dan memicu keresahan di pasar-pasar tradisional.

Beras Premium dan Minyak Goreng Masih ‘Panas’

Meski sejumlah komoditas mencatat tren penurunan, harga beras premium masih bertahan tinggi di kisaran Rp 15.807 per kilogram, hanya turun tipis dari Rp 15.887. Beras SPHP justru mengalami kenaikan menjadi Rp 12.863 per kg dari sebelumnya Rp 12.565.

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan tercatat di Rp 20.466 per liter, sedikit melandai dari Rp 20.858, namun tetap menyulitkan masyarakat berpenghasilan rendah.

Minyak goreng curah dan Minyakita pun belum menunjukkan penurunan signifikan.

Komoditas Turun: Cabai, Daging, Hingga Tepung Terigu

Selain cabai rawit merah dan bawang merah, cabai merah keriting turun dari Rp 43.219 menjadi Rp 40.138, dan cabai merah besar turun dari Rp 42.018 menjadi Rp 37.054 per kg. Sementara itu, bawang putih bonggol kini berada di level Rp 37.835 per kg, turun dari Rp 39.425.

Baca Juga  Daftar Harga Pangan Selasa 15 Juli 2025, Bapanas: Cabai dan Bawang Turun, Ikan Naik

Harga daging sapi murni juga mengalami sedikit koreksi menjadi Rp 134.394 per kg, sedangkan daging ayam ras justru mengalami kenaikan menjadi Rp 35.038 per kg. Telur ayam ras turun menjadi Rp 28.950 per kg.

Tepung terigu kemasan juga turun dari Rp 13.028 menjadi Rp 12.537, sementara tepung terigu curah berada di Rp 9.556 per kg.

Harga Ikan Naik, Tapi Tak Signifikan

Sektor perikanan mencatatkan kenaikan harga tipis. Ikan kembung naik menjadi Rp 41.849 per kg, ikan tongkol Rp 35.093, dan ikan bandeng Rp 34.745. Meski naik, angka ini masih dalam batas wajar untuk konsumsi harian masyarakat pesisir.

Kedelai, Jagung, dan Garam Konsumsi Turun Ringan

Harga kedelai impor tercatat Rp 10.805 per kg, sedikit turun dari Rp 10.820. Jagung untuk peternak turun tipis ke Rp 5.874 per kg, dan garam konsumsi berada di angka Rp 11.301 per kg.

Daging Kerbau Masih Mahal, Meski Turun

Untuk daging kerbau, versi beku (impor) turun menjadi Rp 100.573 per kg, sedangkan daging kerbau segar lokal masih mahal, di angka Rp 138.929 per kg meski sudah turun dari Rp 141.707.

Tren penurunan harga ini disambut baik oleh pelaku pasar dan konsumen, namun pengamat ekonomi menilai fluktuasi ini belum cukup menekan inflasi pangan secara struktural.

Apalagi, harga beras dan minyak goreng yang tak kunjung turun drastis tetap menjadi beban utama rumah tangga kelas menengah bawah.