Ringkasan Berita
- Harga Bitcoin (BTC) hari ini naik usai ada pergerakan tiba-tiba sebanyak 80 ribu BTC.
- Berdasarkan data dari Coinmarketcap kapitalisasi pasar kripto global menguat 0,15% menjadi US$ 3,33 triliun dalam 24 …
- Dikutip dari Cryptonews, lebih dari 80 ribu BTC yang sebelumnya tidak aktif sejak 2011 tiba-tiba dipindahkan.
Topikseru.com – Pada perdagangan hari ini Minggu (6/7/2025) pasar kripto meningkat dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) hari ini naik usai ada pergerakan tiba-tiba sebanyak 80 ribu BTC.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap kapitalisasi pasar kripto global menguat 0,15% menjadi US$ 3,33 triliun dalam 24 jam.
Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) hari ini terlihat naik 0,16% dalam 24 jam terakhir.
Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 108.179 per koin atau setara Rp 1,75 miliar (kurs, Rp 16.192).
Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 0,08% menjadi US$ 2.516 per koin, Binance (BNB) meningkat 0,13% menjadi US$ 655 per koin, dan Dogecoin (DOGE) terkerek 0,67% menjadi US$ 0,16.
Namun, XRP malah tekoreksi 0,19% menjadi US$ 2,21 dan Solana (SOL) juga turun 0,49% menjadi US$ 147.
Dikutip dari Cryptonews, lebih dari 80 ribu BTC yang sebelumnya tidak aktif sejak 2011 tiba-tiba dipindahkan.
Pergerakan ini langsung mengguncang pasar dan memicu spekulasi bahwa pemilik koin lama itu bersiap melepasnya ke pasar.
Bitcoin yang dipindahkan itu awalnya dibeli saat harga BTC masih di bawah US$1 per koin.
Transfer dilakukan dalam dua transaksi besar pada 4 Juli, menjadikannya pergerakan Bitcoin tidak aktif terbesar dalam lebih dari satu dekade.
Meskipun tidak terdeteksi adanya pengiriman ke bursa terpusat, sinyal klasik ‘jual’ muncul karena volume besar koin yang kembali aktif.
Harga Bitcoin sempat turun hampir 2% hanya dalam beberapa jam, dari US$110 ribu ke US$107.600.
Para trader langsung bereaksi dengan membongkar posisi long dan memperkuat posisi short di sekitar level resistensi US$ 110 ribu.
Meski demikian, fakta bahwa BTC tidak dikirim ke bursa menunjukkan kemungkinan besar ini hanya reorganisasi internal dompet, bukan aksi jual besar-besaran.
Data perdagangan 24 jam mencatat volume lebih dari US$41,3 miliar, menandakan ketegangan tinggi di pasar.
“Pergerakan ini membuktikan betapa sensitifnya pasar ketika Bitcoin mendekati level resistensi psikologis,” kata analis kripto.
Meski sentimen jangka pendek melemah, pandangan jangka panjang masih positif.
Kepala Ekonom Sui Group Hong Hao memperkirakan, Bitcoin akan mencetak rekor harga baru pada akhir 2025.
Hal ini didorong oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter global dan meningkatnya likuiditas pasar.
“Bitcoin sangat responsif terhadap perubahan likuiditas. Jika bank sentral melonggarkan kebijakan tahun depan, aset berisiko seperti BTC berpotensi melonjak,” ujarnya dalam wawancara dengan Phoenix Finance.
Hong juga menyoroti membaiknya sentimen di pasar saham AS, yang bisa menular ke aset kripto dalam waktu dekat.
Secara teknikal, Bitcoin saat ini bertahan di area support US$108.035, tepat di atas tren naik dan 50-EMA dua jam (US$108.250).
Namun, sinyal bearish mulai terlihat dari bearish divergence pada indikator MACD.
Selama harga tidak menembus di bawah US$107.325, struktur bullish jangka pendek masih berlaku. Jika harga bertahan, ini bisa menjadi peluang klasik ‘buy the dip’.













