Ekonomi dan Bisnis

Mata Uang Kripto Kembali Berada di Zona Merah di Perdagangan Sabtu (19/7/2025): Bitcoin Turun 1,85% dan Ethereum (ETH) Merosot 1,48%

×

Mata Uang Kripto Kembali Berada di Zona Merah di Perdagangan Sabtu (19/7/2025): Bitcoin Turun 1,85% dan Ethereum (ETH) Merosot 1,48%

Sebarkan artikel ini
Kripto
Pada perdagangan Sabtu (19/7/2025) harga Bitcoin (BTC) dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam. Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona merah.

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali melemah.
  • Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona merah.
  • Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp57,47 juta per koin.

Topikseru.com – Pada perdagangan Sabtu (19/7/2025) harga Bitcoin (BTC) dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam. Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona merah.

Baca Juga  Mayoritas Mata Uang Kripto Berada di Zona Hijau: Bitcoin Naik 0,49% di Level USD 119.282 Per Koin

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali melemah. Bitcoin turun 1,85 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 0,29 persen sepekan.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 117.989,10 per koin atau setara Rp1,924 miliar (asumsi kurs Rp16.314,15 per dolar AS).

Baca Juga  Harga Bitcoin (BTC) Terjatuh 1,71% di Level US$ 118.239 Per Koin atau Setara Rp1,92 Miliar

Ethereum (ETH) kembali melemah. ETH merosot 1,48 persen sehari terakhir dan naik 18,93 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp57,47 juta per koin.

Kripto selanjutnya, Binance Coin (BNB) turut melemah. Dalam 24 jam terakhir BNB turun 1,28 persen.

Tetapi masih menguat 3,93 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp11,78 juta per koin.

Kemudian Cardano (ADA) masih berada di zona merah. ADA turun 5,49 persen dalam sehari dan menguat 12,44 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp13,27 per koin.

Adapun Solana (SOL) masih melemah. SOL ambles 2,95 persen dalam sehari, tetapi masih menguat 7,22 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp2,86 juta per koin.

XRP masih berada di zona merah. XRP turun 5,39 persen dalam 24 jam dan naik 24,01 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp56,16 per koin.

Koin Meme Dogecoin (DOGE) juga kembali menguat. Dalam satu hari terakhir DOGE naik 4,92 persen, tetapi masih menguat 19,07 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp3,93 per token.

Harga kripto hari ini stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) sama-sama menguat. USDT menguat 0,01 persen ke posisi USD 1.00 dan USDC menguat 0,02 persen ke posisi USD 0.9999.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 3,84 triliun atau setara Rp62.622 triliun, turun sekitar 1,38 persen dalam sehari terakhir.

Kapitalisasi Pasar Kripto Sentuh USD 4 Triliun Setelah RUU Disahkan

Kripto
kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali melemah. Bitcoin turun 1,85 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 0,29 persen sepekan.

Total nilai pasar kriptomelonjak melewati USD 4 triliun atau Rp 65.199 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.300) untuk pertama kali.

Kenaikan nilai pasar kripto tersebut didorong oleh reli altcoin dan momentum dari dorongan legislatif AS yang luas untuk meregulasi sektor kripto.

Mengutip Yahoo Finance, Jumat (18/7/2025), tonggak sejarah ini menyusul pengesahan undang-undang federal pertama untuk stablecoin. Hal ini sebagai pencapaian penting selama apa yang disebut oleh anggota parlemen sebagai “Crypto Week”.

Rancangan Undang-Undang (RUU) yang didukung oleh Partai Republik dan diperjuangkan oleh Presiden Donald Trump memperkenalkan pengawasan federal atau negara bagian atas stablecoin yang terkait dengan dolar AS.

Hal ini bertujuan untuk melegitimasi pasar senilai USD 265 miliar atau Rp 4.319 triliun yang diprediksi oleh analis Citigroup Inc dapat tumbuh menjadi USD 3,7 triliun atau Rp 60.294 triliun pada 2030.

Altcoin istilah umum untuk token selain Bitcoin memimpin reli terbaru, dengan Ether melonjak 22% selama lima hari terakhir.

Bitcoin, aset acuan industri, mencapai rekor USD 123.205 awal pekan ini. Uniswap melonjak sebanyak 24% pada Jumat, sementara Solana naik 6,5% pada satu titik.

Pada Kamis, DPR juga mengesahkan RUU struktur pasar kripto yang lebih luas, yang kini menunggu pertimbangan Senat.

Investor terus membanjiri ETF kripto yang terdaftar di AS. Dana Bitcoin telah menarik arus masuk sebesar USD 5,5 miliar sejauh ini pada Juli, sementara ETF Ether menghasilkan USD 2,9 miliar.

Harga Bitcoin Bisa Tembus Harga Rp 8 Miliar

kripto
kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali melemah. Bitcoin turun 1,85 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 0,29 persen sepekan.

Sebelumnya, Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), menyampaikan pandangan optimistisnya soal masa depan Bitcoin. Dalam sebuah wawancara melalui platform Telegram, ia mengatakan sekarang adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi di Bitcoin.

Bahkan ia memperkirakan harganya bisa mencapai antara USD 500.000 hingga USD 1 juta, atau sekitar Rp 8 miliar hingga Rp 16 miliar (estimasi kurs Rp 16.000 per dolar AS).

“Harga Bitcoin dapat mencapai nilai antara USD 500.000 dan USD 1 juta dalam kondisi pasar saat ini,” ujar CZ dalam pernyataannya dikutip dari coinmarketcap.

Sebagai sosok berpengaruh di dunia kripto, setiap komentar Changpeng Zhao sering kali berdampak besar terhadap dinamika pasar.

Prediksi terbarunya ini memperkuat reputasinya sebagai salah satu tokoh yang konsisten dengan pandangan bullish terhadap Bitcoin.

Dalam percakapannya dengan komunitas dan pelaku industri, Changpeng Zhao menekankan bahwa lonjakan harga Bitcoin sangat mungkin terjadi.

Ia menyebut tren jangka panjang yang menunjukkan tingginya kepercayaan pasar terhadap aset kripto, khususnya Bitcoin.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Redaksi tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.