Topikseru.com – Lima pelaku UMKM Sumatera Utara pulang tersenyum lebar dari Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (27/7). Pasalnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara langsung memberikan hadiah spesial, berupa cicilan kredit UMKM gratis selama setahun.
“Ini bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumut untuk para pelaku usaha kecil yang setiap hari berjuang menggerakkan ekonomi daerah,” kata Bobby Nasution di hadapan ribuan pelaku UMKM yang hadir.
Ombus-ombus dan Ulos Dapat Kredit UMKM Gratis
Hadiah cicilan kredit UMKM gratis diberikan kepada Kristo Sinaga, Monalisa Hutasoit, Makmur Sianipar, Juliner Sihombing, dan Santi Farida Hutabarat – para penggerak usaha kuliner tradisional ombus-ombus, kue khas Batak, serta kerajinan ulos.
Festival ini memang jadi panggung unjuk gigi 1.200 UMKM lokal Tapanuli Utara. Tidak sekadar pameran produk, rangkaian acara juga diramaikan stan layanan perbankan dan lembaga penjaminan kredit dari Bank Sumut, BRI, Bank Mandiri, BNI, Jamkrindo, hingga Askrindo.
870 Ribu UMKM, Baru 3 Persen Punya NIB
Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengungkap fakta menarik tentang kondisi UMKM di Sumatera Utara (Sumut).
Yakni, dari total 870 ribu pelaku UMKM di Sumut, baru 3 persen yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Hanya 7,7 persen yang sudah memiliki akses pembiayaan, 19 persen yang sudah mengadopsi teknologi, dan 4 persen menjual produknya lewat pasar digital.
“Angka-angka ini jadi PR kami. Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional di angka 8 persen. Sebagai provinsi terbesar keempat, Sumut harus berkontribusi,” ujar Bobby.
Untuk itu, sektor UMKM disebutnya punya peran vital. Tahun ini saja, Pemprov Sumut menargetkan arus investasi dan kegiatan usaha bisa menembus Rp 56 triliun.
Kementerian UMKM Turun Tangan
Hadir di lokasi, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman menegaskan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro adalah jawaban atas keluhan banyak pelaku usaha yang kerap kesulitan mengurus izin.
“Maka Kementerian UMKM harus cari solusi cepat. Presiden juga memerintahkan kami untuk memperkuat kolaborasi, hilangkan ego sektoral antarkementerian,” kata Maman.
Lewat festival ini, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Sumatera Utara diharapkan tak hanya naik kelas, tapi juga bisa bersaing lewat ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif.












