Ringkasan Berita
- Harga Bitcoin (BTC) hari ini bangkit setelah Ketua The Fed Jerome Powell melontarkan pernyataan hawkish terkait arah …
- Dikutip dari CoinDesk, pasar kripto terguncang hebat pada Rabu (30/7/2025) setelah Ketua The Fed Jerome Powell melont…
- Pasar kripto menguat dalam 24 jam terakhir.
topikseru.com – Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis (31/7/2025) kapitalisasi pasar kripto global naik 0,05% menjadi US$ 3,86 triliun dalam 24 jam.
Pasar kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) hari ini bangkit setelah Ketua The Fed Jerome Powell melontarkan pernyataan hawkish terkait arah suku bunga.
Imbasnya, likuidasi posisi trader sempat mencapai lebih dari US$ 200 juta hanya dalam satu jam.
Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) hari ini terlihat menguat 0,62% dalam 24 jam terakhir.
Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 118.333 per koin atau setara Rp 1,94 miliar (kurs, Rp 16.445).
Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 2,09% menjadi US$ 3.843, XRP terkerek 0,31% menjadi US$ 3,12, dan Dogecoin (DOGE) naik 0,1% menjadi US$ 0,22.
Sedangkan Binance (BNB) malah melemah 0,4% menjadi US$ 796 per koin, Solana (SOL) terkoreksi 0,25% menjadi US$ 179.
Dikutip dari CoinDesk, pasar kripto terguncang hebat pada Rabu (30/7/2025) setelah Ketua The Fed Jerome Powell melontarkan pernyataan hawkish terkait arah suku bunga.
Imbasnya, likuidasi posisi trader mencapai lebih dari US$ 200 juta hanya dalam satu jam.
Data CoinGlass menunjukkan, harga bitcoin (BTC) sempat terperosok ke bawah US$ 116.000 saat Powell berbicara. Aset kripto terbesar itu akhirnya pulih.
“Pasar mulai curiga The Fed mulai tertinggal dari kondisi ekonomi sebenarnya,” kata Matt Mena, analis di 21Shares.
Mena menyoroti data inflasi (PCE) yang melemah dua bulan berturut-turut dan konsumsi rumah tangga yang mulai surut.
Dengan tingkat pengangguran yang naik dan suku bunga riil yang masih tinggi, kebijakan moneter super ketat ini dikhawatirkan justru akan mempercepat perlambatan ekonomi.
The Fed mempertahankan suku bunga, namun Powell menegaskan masih ada potensi tekanan inflasi dari tarif baru. Dua pejabat bahkan berbeda pandangan dan mendesak agar suku bunga segera diturunkan.
Matt Mena membandingkan kondisi saat ini dengan kuartal akhir 2023, di mana inflasi mulai melandai, gejolak politik meningkat, dan The Fed masih terpaku pada indikator lambat.
Ia meyakini panggung kini sudah siap untuk The Fed berputar arah ke pemangkasan suku bunga.
“Jika itu terjadi, BTC bisa saja menembus US$ 150 ribu sebelum akhir tahun,” tandasnya.













