Ekonomi dan Bisnis

Harga Bitcoin (BTC) Menolak Melanjutkan Level $116 Ribu Malah Bertengger di Level US$ 113.646 Per Koin

×

Harga Bitcoin (BTC) Menolak Melanjutkan Level $116 Ribu Malah Bertengger di Level US$ 113.646 Per Koin

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin (BTC)
Harga Bitcoin (BTC) menolak melanjutkan level $116 ribu dan malah semakin terkoreksi ke area $112 ribu pada perdagangan Sabtu, 2 Agustus 2025. Kendati demikian, para analis masih optimis Bitcoin akan kembali rebound setelah menyentuh level support kuatnya.

Ringkasan Berita

  • Penurunan harga Bitcoin kali ini tak lepas dari rilisnya data ketenagakerjaan AS untuk bulan Juli 2025.
  • Kendati demikian, para analis masih optimis harga Bitcoin akan kembali rebound setelah menyentuh level support kuatnya.
  • Pelemahan tersebut memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan memangkas suku bunga lebih cepat, hanya bebera…

Topikseru.com – Pada perdagangan Sabtu, 2 Agustus 2025 Harga Bitcoin (BTC) menolak melanjutkan level $116 ribu dan malah semakin terkoreksi ke area $112 ribu.

Kendati demikian, para analis masih optimis harga Bitcoin akan kembali rebound setelah menyentuh level support kuatnya.

Penurunan harga Bitcoin kali ini tak lepas dari rilisnya data ketenagakerjaan AS untuk bulan Juli 2025.

Laporan nonfarm payrolls menunjukkan penambahan hanya 73.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi analis yang memperkirakan 100.000 pekerjaan.

Data ini memberi sinyal bahwa pasar tenaga kerja mulai melemah.

Pelemahan tersebut memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan memangkas suku bunga lebih cepat, hanya beberapa hari setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, menyampaikan pernyataan hawkish terkait kebijakan suku bunga ke depan.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu (2/8/2025) pukul 9.40 WIB, kapitalisasi pasar kripto global jatuh 2,37% menjadi US$ 3,7 triliun dalam 24 jam.

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) hari ini terlihat terpangkas 2,01% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 113.646 per koin atau setara Rp 1,86 miliar (kurs, Rp 16.383).

Pelemahan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 5,3% menjadi US$ 3.521, Binance (BNB) terkoreksi 2,83% menjadi US$ 765.

XRP ikut terpangkas 1,29% menjadi US$ 2,97, Solana (SOL) terkoreksi 4,18% menjadi US$ 164, dan Dogecoin (DOGE) ambles 3,61% menjadi US$ 0,2.

Baca Juga  Investasi Bitcoin Apakah Masih Menguntungkan Tahun 2025?

Menurut data dari CME Group FedWatch Tool, ekspektasi pasar kini kembali condong pada kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam rapat FOMC bulan September.

Revisi Data Pekerjaan Jadi Sorotan

Menanggapi data terbaru, akun analis pasar The Kobeissi Letter menyampaikan keprihatinan atas revisi besar-besaran data pekerjaan bulan Mei dan Juni. Mereka menyebut ada dua kemungkinan:

“1. Pasar tenaga kerja AS benar-benar menuju resesi. 2. Ada yang sangat keliru dalam data ini,” tulisnya di X.

Mereka menyoroti bahwa tingkat pengangguran meningkat, dan sekitar 258.000 pekerjaan ‘hilang’ dari data resmi hanya dalam dua bulan terakhir.

Presiden AS Donald Trump juga menanggapi kondisi ini, menambah tekanan politik terhadap Jerome Powell untuk segera memangkas suku bunga.

Analisis BTC: Potensi Rebound Menuju $120.000

Sementara itu, analis pasar kembali menyoroti peta likuiditas di order book bursa untuk memetakan pergerakan harga BTC berikutnya.

Terlihat bahwa terdapat akumulasi besar potensi likuidasi posisi short di kisaran $120.000, yang kemungkinan besar menjadi target selanjutnya.

“Hanya masalah waktu sebelum Bitcoin menyentuh area itu,” kata investor kripto Ted Pillows, mengacu pada data likuiditas dari CoinGlass.

Data tambahan dari akun analitik populer TheKingfisher menunjukkan bahwa trader di Bitfinex mulai membeli saat harga berada di bawah $115.000, sinyal bahwa permintaan mulai tumbuh di level bawah ini.

Sementara itu, analis teknikal CrypNuevo mencatat bahwa aksi harga BTC saat ini sangat mirip dengan pola awal tahun, membuka peluang bagi reli lebih lanjut jika tekanan beli terus meningkat.

“Sumbu panjang (long wick) dan gap CME sudah terisi. Aksi harga (price action) saat ini meniru pola struktur yang sama seperti akhir Januari lalu,” tulis CrypNuevo di akun X, 1 Agustus 2025.