Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Spot Naik 0,1% ke Level US$ 3.383,67 Per Troi Ons

×

Harga Emas Spot Naik 0,1% ke Level US$ 3.383,67 Per Troi Ons

Sebarkan artikel ini
Harga Emas spot
harga emas spot  melanjutkan reli kenaikan selama lima sesi berturut-turut didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS).

Ringkasan Berita

  • Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,1% ke level US$ 3.383,67 per troi ons pada pukul 00.36 GMT setelah empat men…
  • SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa dan didukung emas terbesar di dunia, mencatatkan kenaikan kepemili…
  • Sementara itu, pelaku pasar menanti keputusan Presiden Donald Trump terkait penunjukan pejabat baru Federal Reserve (…

topikseru.com – Pada perdagangan Selasa (5/8/2025) harga emas spot  melanjutkan reli kenaikan selama lima sesi berturut-turut didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, pelaku pasar menanti keputusan Presiden Donald Trump terkait penunjukan pejabat baru Federal Reserve (The Fed).

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,1% ke level US$ 3.383,67 per troi ons pada pukul 00.36 GMT setelah empat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan terakhir.

Sementara itu, harga emas berjangka AS juga terkerek 0,1% ke US$ 3.439,20 per ons troi.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa mengungkapkan bahwa dirinya akan segera mengumumkan pengganti sementara Gubernur The Fed Adriana Kugler yang mengundurkan diri pada Jumat lalu.

Trump juga mengatakan akan segera mengumumkan kandidat Ketua The Fed yang baru.

Pasar saat ini memperkirakan akan terjadi dua kali pemangkasan suku bunga The Fed hingga akhir tahun, dimulai pada bulan September.

Ekspektasi ini muncul usai data ketenagakerjaan AS untuk bulan Juni menunjukkan pelemahan yang mengejutkan.

Baca Juga  Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Berada di Level Rp1.888.000 Per Gram di Perdagangan Minggu (1/6/2025)

Tak lama setelah data tersebut dirilis, Trump memecat Kepala Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS).

Suku bunga yang lebih rendah cenderung menekan nilai dolar dan imbal hasil obligasi, sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa dan didukung emas terbesar di dunia, mencatatkan kenaikan kepemilikan sebesar 0,12% menjadi 955,94 ton pada Selasa, dari sebelumnya 954,80 ton pada Senin.

Ketegangan Dagang AS-India

Di sisi perdagangan global, Trump kembali mengancam akan menaikkan tarif terhadap barang-barang dari India, terkait pembelian minyak Rusia oleh negara tersebut.

Pemerintah India menyebut ancaman Trump sebagai serangan yang “tidak berdasar” dan menegaskan akan melindungi kepentingan ekonominya.

Perseteruan ini semakin memperdalam keretakan hubungan dagang antara kedua negara.

Fokus investor kini tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pekan depan yang dapat memberikan sinyal lebih lanjut tentang arah kebijakan suku bunga The Fed.

Ekonom Wall Street memperkirakan CPI inti untuk Juli akan naik sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,0% secara tahunan, menurut survei Reuters.

Di pasar logam lainnya, harga perak spot turun 0,1% menjadi US$ 37,78 per troi ons. Harga platinum melemah 0,4% ke US$ 1.314,95, sementara palladium terkoreksi 0,2% ke US$ 1.172,39.