BursaEkonomi dan Bisnis

IHSG Cetak All Time High Memantul ke Level 7.955,95 Dekati Level Psikologis Baru di 8.000

×

IHSG Cetak All Time High Memantul ke Level 7.955,95 Dekati Level Psikologis Baru di 8.000

Sebarkan artikel ini
IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada awal perdagangan sesi pertama. Bahkan, IHSG mencetak rekor tertinggi terbarunya dan kian dekat dengan level psikologis baru di 8.000.

Ringkasan Berita

  • Bahkan, IHSG mencetak rekor tertinggi terbarunya dan kian dekat dengan level psikologis baru di 8.000.
  • IHSG memantul ke level 7.955,95 di awal perdagangan.
  • Ini merupakan rekor baru tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH), yang sebelumnya berada di level 7.910,86 …

Topikseru.com – Pada perdagangan Kamis (14/8/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada awal perdagangan sesi pertama.

Bahkan, IHSG mencetak rekor tertinggi terbarunya dan kian dekat dengan level psikologis baru di 8.000.

IHSG memantul ke level 7.955,95 di awal perdagangan. Ini merupakan rekor baru tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH), yang sebelumnya berada di level 7.910,86 pada 19 September 2024.

Senior Market Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, IHSG harus ditutup di atas 7.912 pada penutupan perdagangan Kamis (14/8).

Jika itu tercapai, maka resistance IHSG berikutnya di 7.967 dan 8.000.

Secara tenikal, Nafan mencermati pergerakan IHSG diprediksikan terus melanjutkan proses uptrend. Di sisi lain, Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif dengan volume meningkat.

Baca Juga  IHSG Menghijau 32,171 Poin ke Level 8.131,504 di Perdagangan Senin (29/9/2025) Pagi Ini

Menurutnya, sejumlah sentimen pendorong penguatan IHSG. Pertama, peluang pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed secepatnya pada September 2025 sangat terbuka lebar.

“Bahkan probabilitas pemangkasannya sebesar 25 basis points (bps) sudah mendekati 95%, mengingat bahwa inflasi AS cukup stabil dan berada di level yang cukup rendah,” katanya.

Nafan bilang pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada hari Jumat diharapkan mampu meredam sentimen tensi geopolitik perang Rusia-Ukraina serta perang tarif AS-Rusia.

Dari domestik, stabilitas perekonomian domestik diharapkan mampu meningkatkan foreign capital inflow kedepan.

Apalagi pada Jumat (15/8), Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato nota keuangan dan RAPBN 2026.

“Terdapat potensi akselerasi belanja pemerintah, beserta kebijakan stimulus ekonomi dari pemerintah sehingga diharapkan kondisi makroekonomi domestik dapat lebih kondusif di semester II-2025,” jelas Nafan.