Ringkasan Berita
- Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp35.905 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam…
- Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.771.571.044 dan harga tertingginya di Rp1.821.146.647.
- Suplai Beredar menahan suku bunga tetap, Bitcoin menyentuh titik terendahnya, dan kemudian melesat hingga mencetak re…
Topikseru.com – Pada 2 September 2025, harga Bitcoin tercatat berada di level $110,254 atau setara dengan Rp1.819.159.078 mengalami kenaikan 2,47% dalam 24 jam terakhir.
Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.771.571.044 dan harga tertingginya di Rp1.821.146.647.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp35.905 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 32% menjadi Rp694,76 triliun.
Volatilitas Makro Uji Taruhan Bitcoin MSTR
Bulan September dibuka dengan kalender ekonomi yang padat, yang diperkirakan akan menggerakkan pasar.
Data penting seperti ISM Manufacturing PMI, data ketenagakerjaan, klaim awal tunjangan pengangguran, neraca perdagangan, nonfarm payrolls, dan tingkat pengangguran semuanya akan dirilis di minggu pertama—periode yang secara historis cenderung bearish bagi Bitcoin (BTC).
Namun, fokus utama pasar tertuju pada rapat FOMC tanggal 17 September, di mana sebagian besar pelaku pasar memperkirakan pelonggaran kebijakan moneter.
Saat ini, 86,4% memperkirakan pemotongan suku bunga, 13,6% tidak ada perubahan, dan 0% memperkirakan kenaikan, menjadikan rilis data ekonomi minggu ini sangat penting untuk mendukung potensi reli bullish BTC.
Secara sederhana, kondisi makroekonomi AS saat ini sangat penting untuk mendukung taruhan MicroStrategy (MSTR) terhadap Bitcoin.
Logikanya cukup jelas: inflasi utama (headline CPI) bulan Juli tercatat di angka 2,7%, sedikit di bawah proyeksi 2,8%, sementara core CPI naik sebesar 0,3%, sesuai ekspektasi—kenaikan bulanan tertajam dalam enam bulan terakhir, menunjukkan inflasi masih terkendali.
Suplai Beredar menahan suku bunga tetap, Bitcoin menyentuh titik terendahnya, dan kemudian melesat hingga mencetak rekor tertinggi $124.000 di siklus bull sebelumnya.
Kini pertanyaannya: apakah kondisi makro saat ini cukup kuat untuk mendorong reli BTC yang serupa, sekaligus mendukung posisi MSTR?
Support $100.000 Jadi Titik Kritis Bagi Lanjutan Bull Run BTC
Bulan September secara historis merupakan periode yang sulit bagi Bitcoin (BTC).
Rata-rata, BTC mencatat penurunan -3,5% secara bulanan (MoM ROI)—satu-satunya bulan dalam setahun di mana kerugian konsisten mendominasi. Ini mengikuti hasil negatif ringan bulan Juni sebesar -0,14%. Pola musiman ini menjadi perhatian utama bagi para trader dalam mengatur alur dana.
Selain itu, data on-chain menunjukkan lonjakan besar dalam realisasi keuntungan oleh whale BTC baru, menjadi yang tertinggi dalam lebih dari satu bulan terakhir.
Yang menarik, lonjakan signifikan pertama tercatat pada pertengahan Juli, tepat ketika bull run BTC mencapai puncaknya di $123.000. Singkatnya, “smart money” tampak terus melakukan reposisi secara taktis.
Bahkan, tidak terlihat adanya aksi beli saat pasar panik (“buy the fear”) dari para whale, yang bertolak belakang dengan strategi agresif MicroStrategy (MSTR) dalam membeli BTC. Para trader tampaknya bersiap menghadapi koreksi khas September, meskipun pasar memperkirakan adanya pemotongan suku bunga.
Namun pada kenyataannya, The Fed tidak memiliki dorongan kuat untuk menurunkan suku bunga di tengah risiko ekonomi pasca tarif baru, sehingga kemungkinan pemotongan tampak kecil.
Kesimpulannya, sinyal pasar cenderung bearish, dan level $100.000 kini menjadi zona support penting sekaligus titik pivot potensial bagi kelanjutan tren bullish BTC.
Disclaimer: Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: AMB Crypto. Bitcoin’s $100K battle: Why this support level decides BTC’s bull run fate. Diakses pada 2 September 2025













