Ekonomi dan Bisnis

Pedagang Pasar Buku Medan Kian Terhimpit, Sepi Pembeli Imbas E-Commerce

×

Pedagang Pasar Buku Medan Kian Terhimpit, Sepi Pembeli Imbas E-Commerce

Sebarkan artikel ini
Pasar buku medan
Pengunjung sedang memilih buku di Pasar Buku Medan yang terletak di Jalan Hitam, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. Foto: Topikseru.com/Agus Sinaga

Ringkasan Berita

  • Abu Khairi, salah seorang pedagang, menyebut situasi ini tak lepas dari maraknya perdagangan daring di berbagai platf…
  • Tahun 2003, pedagang dipindahkan dari Titi Gantung ke Lapangan Merdeka.
  • Tahun 2022, akhirnya dipindahkan ke lokasi sekarang di Jalan Hitam, Medan Timur.

Topikseru.com – Sejumlah pedagang buku di Pasar Buku Medan yang kini berlokasi di Jalan Hitam, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, mengeluhkan makin sepinya minat beli masyarakat secara langsung.

Abu Khairi, salah seorang pedagang, menyebut situasi ini tak lepas dari maraknya perdagangan daring di berbagai platform e-commerce.

“Sepi pembeli datang langsung ke sini, kena bante online-online ini,” kata Abu Khairi saat ditemui Topikseru.com, Kamis (11/9/2025) sore.

Dia menambahkan, pengunjung yang datang saban hari kini tidak lebih dari 20 orang.

“Tak ada pun sampai 20 orang pembeli tiap hari yang datang ke sini,” ujarnya.

Dampak Persaingan Bebas E-Commerce

Fenomena sepinya pembeli di Pasar Buku Medan mencerminkan perubahan besar dalam pola konsumsi masyarakat.

Baca Juga  Hari Kunjung Perpustakaan dan Nasib Pedagang Buku Medan yang Terancam Penggusuran

Menurut pedagang lain, Donal Sitorus, persaingan bebas e-commerce memukul pedagang konvensional, tidak hanya di pasar buku tetapi juga di berbagai sektor perdagangan lain.

“Jalur distribusi banyak yang terpotong, sekarang pabrik sudah bisa langsung jual ke konsumen tanpa melalui distributor di daerah maupun pedagang pengecer,” ujar Donal.

Kondisi ini membuat pedagang pasar buku semakin terhimpit, terlebih di tengah krisis ekonomi yang juga menekan daya beli masyarakat.

Sejarah Panjang Pasar Buku Medan

Pasar Buku Medan sendiri memiliki perjalanan panjang dan kerap berpindah lokasi karena masalah penggusuran.

Tahun 2003, pedagang dipindahkan dari Titi Gantung ke Lapangan Merdeka.

Tahun 2013, mereka digeser ke Jalan Pegadaian.

Tahun 2017, pedagang kembali ke Lapangan Merdeka.

Tahun 2022, akhirnya dipindahkan ke lokasi sekarang di Jalan Hitam, Medan Timur.

Dengan kondisi sepi pembeli dan maraknya perdagangan online, keberadaan pasar buku ini kini semakin terancam, padahal pasar ini telah lama menjadi salah satu ikon literasi di Kota Medan.