Ekonomi dan Bisnis

Harga 3 Bahan Pokok di Medan Ini Masih Belum Stabil, Ini Penyebabnya

×

Harga 3 Bahan Pokok di Medan Ini Masih Belum Stabil, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Bahan Pokok di Medan
Sejumlah warga sedang berbelanja di Pasar Tradisional Simpang Limun, Senin (22/9/2025). Topikseru.com/ Agus Sinaga

Topikseru.com – Harga sejumlah bahan pokok di Medan masih menunjukkan tren tinggi dalam dua pekan terakhir. Tiga komoditas yang belum mengalami penurunan harga adalah cabai merah, ikan laut, dan ayam potong.

Pantauan Topikseru.com di pasar tradisional Simpang Limun, Kota Medan, Senin (22/9/2025), harga cabai merah masih berfluktuasi. Dua pekan lalu harga sempat di level Rp 64.000 per kilogram, melonjak hingga Rp 90.000 per kilogram, dan kini berada di kisaran Rp 76.000 per kilogram.

Cabai Merah Terdampak Kemarau

Menurut Marisi Sitohang (54), pedagang cabai di Pasar Simpang Limun, kenaikan harga cabai merah disebabkan oleh terbatasnya produksi. Kondisi kemarau di sejumlah sentra pertanian Sumatera Utara membuat pasokan turun drastis.

“Kering ladang di Saribudolok, Humbahas, dan wilayah lainnya. Aceh juga belum musim. Kalau dari Aceh sudah masuk, biasanya harga bisa langsung stabil,” ujar Marisi.

Dia menambahkan, sebagian besar cabai yang beredar saat ini dipasok dari luar Sumatera Utara, terutama dari Pulau Jawa.

Hal senada disampaikan Sari Boru Purba, pedagang di pasar yang sama. Ia mengaku harus mendatangkan cabai dari Jakarta agar tetap bisa berjualan.

Baca Juga  Harga Sembako di Medan Awal Pekan Stabil, Cabai Merah dan Wortel Tak Banyak Bergerak

“Ini cabai dari Jakarta, bentuknya lebih besar daripada cabai lokal. Rasanya juga lebih pedas,” katanya.

Harga Ikan Laut dan Ayam Potong Ikut Naik

Selain cabai merah, ikan laut juga masih belum stabil harganya akibat pasokan terbatas.

Kondisi serupa terjadi pada ayam potong, yang kini berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram. Harga tersebut naik sekitar Rp 5.000 dibanding bulan lalu.

Ritonga, seorang konsumen di Pasar Simpang Limun, mengaku kenaikan harga ayam potong membuat masyarakat beralih ke ikan.

“Bulan lalu masih Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kilogram. Sekarang sudah Rp 35.000. Dengan harga segitu, orang lebih memilih beli ikan karena bedanya tidak jauh,” ujar Ritonga.

Dampak bagi Masyarakat

Kenaikan harga kebutuhan pokok ini berdampak pada daya beli masyarakat, terutama pedagang kecil yang menjadikan cabai, ayam, dan ikan sebagai bahan utama dagangan.

Jika tren harga tinggi berlanjut, beban pengeluaran rumah tangga diperkirakan semakin berat.