Topikseru.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan mencatat inflasi bulanan sebesar 0,58% pada September 2025 dibandingkan Agustus 2025. Capaian ini menjadi yang tertinggi untuk periode September dalam tiga tahun terakhir.
Kepala BPS Kota Medan Hafsyah Aprilia menjelaskan, kenaikan harga juga terlihat secara tahun kalender (year-to-date) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) September 2025 dibanding Desember 2024 mencapai 3,00%.
“Berkurangnya pasokan cabai merah di kota Medan selama September 2025 menjadi penyebab utama inflasi bulan ini. Kurangnya pasokan terjadi karena kemarau panjang di beberapa sentra produksi seperti Karo dan Aceh,” ujar Hafsyah, Rabu (1/10/2025).
Penyebab Utama Inflasi Medan September 2025
BPS merinci sejumlah faktor pendorong inflasi:
| Faktor Pendorong | Dampak Terhadap Inflasi |
|---|---|
| Pasokan cabai merah berkurang | Menjadi penyumbang inflasi terbesar |
| Kenaikan harga pakan ayam | Membatasi pasokan ayam ras di pasar |
| Kenaikan biaya pendidikan | Kelompok pendidikan naik 0,80% akibat awal semester baru |
Meski demikian, inflasi tertahan oleh melimpahnya pasokan bawang merah dari panen raya di Pulau Jawa.
Kelompok Pendidikan Juga Naik
Selain bahan pangan, sektor pendidikan turut menyumbang kenaikan inflasi.
“Kenaikan biaya akademi atau perguruan tinggi akibat dimulainya awal semester ganjil tahun ajaran 2025–2026 menjadi faktor utama,” jelas Hafsyah.
5 Komoditas Penyumbang Inflasi September 2025
|
cabai merah |
0,64 % |
|
emas perhiasan |
0,11 % |
|
cabai hijau |
0,06 % |
|
akademi/perguruan tinggi |
0,05 % |
|
mobil |
0,04 % |
5 Komoditas Dominan Penyumbang Deflasi September 2025
|
bawang merah |
0,15 % |
|
ikan dencis |
0,04 % |
|
kacang panjang |
0,03 % |
|
beras |
0,03 % |
|
tomat |
0,03 % |
Cabai merah dan cabai hijau merupakan dua komoditas pangan penyumbang andil inflasi September 2025.
Cabai merah menyumbang andil inflasi sebesar 0,64 % dengan inflasi sebesar 103,06 %. Secara komulatif, cabai merah mengalami inflasi sebesar 177 %.
Dan cabai hijau menyumbang andil inflasi sebesar 0,06 % dengan inflasi sebesar 53,75 %. Secara komulatif, cabai hijau mengalami inflasi sebesar 127,01 %.
Sementara itu, bawang merah dan beras merupakan dua komoditas penyumbang andil deflasi pada September 2025.
Bawang merah menyumbang andil deflasi sebesar 0,15 % dengan deflasi sebesar 15,75 %. Secara komulatif, bawang merah masih mengalami inflasi sebesar 43,47 %.
Beras menyumbang andil deflasi sebesar 0,03 % dengan deflasi sebesar 0,71 %. Secara komulatif, beras mengalami inflasi sebesar 0,28 %












