BursaEkonomi dan Bisnis

Harga Bitcoin (BTC) Menguat 0,45% Bertengger di Level US$110.852 Atau Setara Rp1,84 Miliar Per Koin

×

Harga Bitcoin (BTC) Menguat 0,45% Bertengger di Level US$110.852 Atau Setara Rp1,84 Miliar Per Koin

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin (BTC)
Harga Bitcoin (BTC) hari ini menguat 0,45% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 110.852 per koin atau setara Rp 1,84 miliar (Kurs Rp 16.620).

Ringkasan Berita

  • Harga Bitcoin (BTC) hari ini menguat ke level psikologis US$ 110 ribu seiring data inflasi Amerika Serikat (AS) yang …
  • Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kapitalisasi pasar kripto global naik 0,84% menjadi US$ 3,74 triliun dalam 24 jam.
  • Sedangkan Binance (BNB) malah jatuh 2,72% menjadi US$ 1.104, Dikutip dari CoinDesk, namun, penguatan pasar kripto kal…

Topikseru.com – Pada perdagangan Sabtu (25/10/2025) pukul 07.35 WIB Pasar kripto menghijau dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) hari ini menguat ke level psikologis US$ 110 ribu seiring data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan, memicu kembali selera risiko investor.

Baca Juga  Harga Kripto di Perdagangan Jumat (24/10/2025): Harga Bitcoin (BTC) Naik 2,25 Persen dan Ethereum (ETH) Menguat 1,44 Persen

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kapitalisasi pasar kripto global naik 0,84% menjadi US$ 3,74 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.

Harga Bitcoin (BTC) hari ini menguat 0,45% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 110.852 per koin atau setara Rp 1,84 miliar (Kurs Rp 16.620).

Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) bitcoin berada di level US$ 126.223 yang tercatat pada 7 Oktober 2025.

Baca Juga  Harga Bitcoin (BTC) Terpangkas 1,55% Bertengger di Level US$107.350 Atau Setara Rp 1,78 Miliar Per Koin

Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 1,69% menjadi US$ 3.922, Solana terkerek 0,29% menjadi US$ 192, Dogecoin (DOGE) melonjak 1,48% menjadi US$ 0,19, XRP melejit 4,94% menjadi US$ 2,51. Sedangkan Binance (BNB) malah jatuh 2,72% menjadi US$ 1.104,

Dikutip dari CoinDesk, namun, penguatan pasar kripto kali ini masih didominasi oleh bitcoin. Indikator ‘altcoin season’ milik CoinMarketCap mencatat level terendah dalam lebih dari 90 hari terakhir, menandakan dominasi bitcoin di pasar kripto terus meningkat.

Baca Juga  Harga Bitcoin (BTC) Terjatuh 1,78% Bertengger di Level US$108.449 Atau Setara Rp1,8 Miliar Per Koin

Analis menilai, inflasi AS yang lebih ‘dingin’ memperkuat ekspektasi bahwa The Fed bisa menurunkan suku bunga lebih cepat, yang pada gilirannya memicu minat terhadap aset berisiko termasuk kripto.

Sedangkan Coin Telegraph melaporkan, harga bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pola pergerakan ketat di kisaran US$ 107 ribu – 112 ribu sepanjang pekan ini.

Namun, sejumlah analis meyakini fase ‘tekanan harga] (price compression) yang terjadi saat ini berpotensi memicu ekspansi besar menuju level US$ 120 ribu dalam waktu dekat.

Sepanjang minggu, penjual membatasi reli di area US$ 112 ribu, sementara pembeli aktif mempertahankan posisi di area bawah US$ 107 ribu – 108 ribu.
Meski bitcoin beberapa kali gagal menembus batas atas tersebut, pola higher lows dan lower highs pada grafik empat jam dan harian menandakan konsolidasi yang sehat menjelang potensi lonjakan berikutnya.

Secara teknikal, fenomena ini dikenal sebagai ‘compression before expansion’ penurunan volatilitas sebelum pergerakan besar berikutnya. Hal ini lazim terjadi setelah koreksi signifikan seperti jual-beli besar 10 Oktober yang sempat memangkas open interest bitcoin hingga 50%.

Dari sisi fundamental, indikator juga menunjukkan tanda-tanda positif. Data mencatat aliran masuk ke ETF Bitcoin spot mencapai US$ 477 juta pada Selasa (21/10/2025), ketika harga BTC bergerak dari US$ 107.500 ke US$ 114 ribu.

Selain itu, data on-chain di Binance dan Coinbase memperlihatkan minat beli yang kuat di berbagai rentang harga mulai dari US$ 101.500 hingga US$ 114 ribu.

Sementara itu, Glassnode melaporkan Bitcoin Accumulation Trend Score berada di level 0,924, mendekati angka 1 yang menunjukkan bahwa pelaku besar pasar masih terus menambah kepemilikan BTC.

Beberapa analis memperkirakan fase konsolidasi ini akan berakhir awal pekan depan, seiring padatnya agenda ekonomi makro AS di akhir Oktober, yang bisa memicu peningkatan volatilitas dan memantapkan arah baru pasar kripto.