BursaEkonomi dan Bisnis

IHSG Masih Mempertahankan Penguatan 23,780 Poin di Level 8.360,838 Siang Ini

×

IHSG Masih Mempertahankan Penguatan 23,780 Poin di Level 8.360,838 Siang Ini

Sebarkan artikel ini
IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mempertahankan penguatan IHSG menguat 23,780 poin atau 0,29% ke 8.360,838.

Ringkasan Berita

  • Jumat (24/10/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mempertahankan penguatan IHSG menguat 23,780 poin atau 0,…
  • Sementara itu, IDX Sektor Transportasi dan Logistik menjadi sektoral dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 0,59% d…
  • Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Infrastruktur dan IDX Sektor Properti dan Real Estate yang sama-s…

Topikseru.com – Pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Jumat (24/10/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mempertahankan penguatan IHSG menguat 23,780 poin atau 0,29% ke 8.360,838.

Penguatan IHSG ini disokong sebagian indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Infrastruktur dan IDX Sektor Properti dan Real Estate yang sama-sama melonjak 0,96% di akhir sesi pertama.

Selanjutnya, IDX Sektor Kesehatan menguat 0,86%, IDX Sektor Energi naik 0,46% dan IDX Sektor Teknologi menguat 0,36%.

Disusul, IDX Sektor Keuangan yang naik 0,33% dan IDX Sektor Barang Baku yang menguat tipis 0,00%.

Sementara itu, IDX Sektor Transportasi dan Logistik menjadi sektoral dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 0,59% di akhir sesi pertama.

Berikutnya, IDX Sektor Perindustrian yang turun 0,4% dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer melemah 0,3% dan IDX Barang Konsumen Non-Primer yang turun tipis 0,02%.

Total volume transaksi bursa mencapai 13,28 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,86 triliun. Sebanyak 28 saham naik harga, 303 turun harga dan 212 flat.

Top gainers LQ45 siang ini terdiri dari:

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 8,09%
PT Indosat Tbk (ISAT) naik 6,33%
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 6,01%
Top losers LQ45 siang ini adalah:

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 2,57%
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun 2,43%
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 2,31%

IHSG Menguat Tipis 5,784 Poin Bersandar di Level 8.342,842 di Awal Jumat (7/11/2025)

IHSG
IHSG ini disokong mayoritas indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Teknologi yang melonjak 0,87% di awal sesi pertama.

Pada awal perdagangan hari ini. Jumat (7/11/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 5,784 poin atau 0,07% ke 8.342,842.

Penguatan IHSG ini disokong mayoritas indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Teknologi yang melonjak 0,87% di awal sesi pertama.

Berikutnya ada IDX Sektor Transportasi dan Logistik, IDX Sektor Energi, IDX Sektor Barang Baku dan IDX Sektor Infrastruktur.

Baca Juga  Analis Pasar: IHSG Masih Berpeluang Melanjutkan Penguatan Secara Terbatas

Disusul, IDX Sektor Keuangan, IDX Sektor Kesehatan serta IDX Sektor Properti dan Real Estate.

Sementara itu, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer menjadi sektoral dengan pelemahan terdalam setelah melemah 0,87%.

Diikuti IDX Sektor Perindustrian dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer.

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 2,55%
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 2%
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 1,79%

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun 2,78%
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 2,07%
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 1,53%

Analis Pasar: IHSG Berpotensi Death Cross Maka Ada Kemungkinan Melemah

IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 18,53 poin atau 0,22% ke 8.337,05 di pasar spot di akhir perdagangan Kamis (6/11/2025)

Pada akhir perdagangan Kamis (6/11/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 18,53 poin atau 0,22% ke 8.337,05 di pasar spot.

Analis Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora mengatakan pergerakan positif IHSG mengikuti mayoritas pergerakan bursa Asia yang terdorong sentimen positif menguatnya bursa Amerika Serikat.

Kenaikan bursa di AS disebabkan oleh reboundnya saham-saham teknologi.

Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah juga turut mendorong penguatan indeks.

“Investor juga masih merespons positif data-data ekonomi Indonesia yang bagus seperti PMI Manufacture, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025, neraca perdagangan yang surplus selama 65 bulan berturut-turut,” kata Andhika.

Secara teknikal, Andhika memperkirakan pergerakan IHSG pada Jumat (7/11/2025) berpeluang terkoreksi dengan resistance di level 8.362 dan support di level 8.318.

Dihubungi terpisah, Senior Analis Teknikal Panin Sekuritas Mayang Anggita menjelaskan meski IHSG ditutup menguat pada perdagangan Kamis (6/11/2025), namun indeks bergerak di zona merah di sekitar area resistance 8.355 – 8.406.

Selanjutnya IHSG harus mampu ditutup di atas area ini, sehingga berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya di range 8.600 – 8.770.

“Di sisi lain, stochastic di area overbought dan berpotensi death cross, maka ada kemungkinan IHSG melemah. Support terdekat berada pada MA20 dan MA5 di range 8.190 – 8.279,” ujar Mayang.

Andhika merekomendasikan buy on breakout Rp 8.700 saham AADI dengan target penguatan Rp 9.175 dan buy ADRO di target penguatan Rp 2.100