BursaEkonomi dan Bisnis

Bitcoin Naik 0,61 Persen Bertengger di Level USD 92.664 Atau Setara Rp1,55 Miliar Per Koin

×

Bitcoin Naik 0,61 Persen Bertengger di Level USD 92.664 Atau Setara Rp1,55 Miliar Per Koin

Sebarkan artikel ini
Bitcoin
harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali pulih. Bitcoin naik 0,61 persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 10,24 persen sepekan.

Ringkasan Berita

  • Bitcoin naik 0,61 persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 10,24 persen sepekan.
  • Pada perdagangan Rabu (19/11/2025) harga Bitcoin berada di level USD 92.664 per koin atau setara Rp 1,55 miliar (asum…
  • Tekanan jual semakin kuat setelah bitcoin gagal mempertahankan level support penting selama akhir pekan dan jatuh di …

Topikseru.com – Berdasarkan data dari Coinmarketcap, harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali pulih. Bitcoin naik 0,61 persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 10,24 persen sepekan.

Pada perdagangan Rabu (19/11/2025) harga Bitcoin berada di level USD 92.664 per koin atau setara Rp 1,55 miliar (asumsi kurs Rp 16.734 per dolar AS).

Harga bitcoin kembali merosot tajam pada perdagangan di Selasa (18/11). Ia memperpanjang aksi jual yang kini telah menghapus seluruh kenaikan tahun ini dan mendorong sentimen pasar ke salah satu level paling tertekan sepanjang siklus perdagangan dari kripto.

Dilansir dari Coinmarketcap, harga bitcoin turun hingga menyentuh US$89.000. Penurunan ini terjadi hanya enam pekan setelah mencapai rekor tertinggi di US$126.250.

Tekanan jual semakin kuat setelah bitcoin gagal mempertahankan level support penting selama akhir pekan dan jatuh di bawah rata-rata pergerakan dua ratus hari, memicu terbentuknya pola death cross antara MA 50 dan MA 200.

Baca Juga  Harga Bitcoin (BTC) Naik 2,54% Sekali Lagi Mencapai Rekor Tertinggi Baru Sempat Bergerak di Atas US$121.000 Per Koin

Sinyal teknikal tersebut meski tidak selalu akurat, kerap bertepatan dengan penurunan harga berkepanjangan, terutama ketika disertai likuiditas yang menipis dan merosotnya arus masuk investasi spot bitcoin.

Arus investasi ke produk spot bitcoin telah mendatar selama hampir dua minggu, seiring kekhawatiran bahwa agenda kebijakan tarif dapat memicu kembali inflasi dan menunda pemangkasan suku bunga dari Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS).

Di sisi lain, pembeli institusional yang sebelumnya agresif menambah bitcoin dalam neraca perusahaan pada paruh pertama tahun ini juga terlihat menghentikan akumulasi.

Tekanan dari investor ritel meningkat. Indeks Fear & Greed untuk pasar kripto turun ke zona extreme fear, menandakan kekhawatiran mendalam dalam kalangan pelaku pasar kripto.

Di sisi lain, dominasi percakapan daring terkait bitcoin melonjak. Ia merupakan sebuah pola yang secara historis muncul ketika pasar mendekati fase kapitulasi, saat trader meninggalkan altcoin dan beralih fokus pada aset kripto utama tersebut.