Ringkasan Berita
- Tren ini membuat harga jual eceran melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.
- Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga Minyakita kini berada di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 17.000 per liter, …
- Dia menyebut harga Minyakita per dus yang berisi 12 liter kini naik menjadi Rp 192.000, dari sebelumnya Rp 182.000.
Topikseru.com – Harga Minyakita di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Tren ini membuat harga jual eceran melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga Minyakita kini berada di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 17.000 per liter, atau sekitar 8% di atas HET.
Para pedagang menyebut kenaikan tersebut dipicu menipisnya pasokan dari distributor dalam dua minggu terakhir.
Pasokan Seret, Harga Merangkak Naik
Jesse Rumapea, pedagang kelontong di Pasar Simpang Limun, Medan Amplas, menyampaikan bahwa stok Minyakita mulai sulit didapat sejak pertengahan November.
“Sudah dua minggu ini stoknya sulit,” kata Jesse kepada topikseru.com, Senin (24/11/2025).
Dia menyebut harga Minyakita per dus yang berisi 12 liter kini naik menjadi Rp 192.000, dari sebelumnya Rp 182.000. Sedangkan penjualan eceran di tokonya kini berada di angka Rp 16.500 per liter.
“Biasanya Rp182.000 perdus, sekarang sudah Rp192.000. Harga satuannya juga ikut naik,” ujarnya.
Pedagang Lain Mengeluh Stok Kosong
Keluhan senada datang dari Purba, pedagang kelontong di Pasar Cempaka, Medan Selayang.
Dia mengaku kesulitan mendapatkan pasokan Minyakita dalam beberapa minggu terakhir, sehingga terpaksa menaikkan harga eceran menjadi Rp 17.000 per liter.
“Stok kosong, harga tinggi,” keluhnya.
Purba juga menyinggung kondisi daya beli masyarakat yang menurutnya menurun drastis dibandingkan tahun lalu, terutama menjelang akhir tahun.
“Entah kemana uang kita. Tahun lalu masih banyak warga bisa membeli. Sekarang sangat turun,” tuturnya.
Menjelang Hari Raya, Pedagang Berharap Harga Stabil
Dengan semakin dekatnya perayaan Natal dan Tahun Baru, para pedagang berharap pemerintah dan distributor dapat segera menormalkan pasokan agar harga kembali stabil.
“Semoga bisa normal kembali. Apalagi sudah mau Natal dan Tahun Baru, supaya masyarakat bisa merayakan dengan harga kebutuhan pokok yang terjangkau,” harap Purba.













