Ringkasan Berita
- Gangguan distribusi di berbagai titik membuat pasokan menipis, terutama untuk komoditas sayur mayur dan ikan laut.
- Harga Sayur Melonjak, Pedagang Akui Pasokan Hampir Tidak Ada Para pedagang mengeluhkan stok yang sulit didapat sejak …
- "Dari semalam tak ada barang, susah kali kita," ujar Sembiring, pedagang sayur mayur di Pasar Pringgan.
Topikseru.com – Harga sejumlah bahan pokok di Kota Medan mengalami lonjakan tajam pasca-bencana banjir dan longsor yang melanda 13 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Gangguan distribusi di berbagai titik membuat pasokan menipis, terutama untuk komoditas sayur mayur dan ikan laut.
Pantauan Topikseru.com di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Simpang Limun, Pasar Pringgan, dan Pasar Padang Bulan, pada Sabtu (29/11/2025), menunjukkan kenaikan harga sembako di Medan terjadi hampir di seluruh lapak sayur dan ikan.
Harga Sayur Melonjak, Pedagang Akui Pasokan Hampir Tidak Ada
Para pedagang mengeluhkan stok yang sulit didapat sejak banjir dan longsor memutus akses distribusi dari sentra-sentra produksi.
“Dari semalam tak ada barang, susah kali kita,” ujar Sembiring, pedagang sayur mayur di Pasar Pringgan.
Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas sayur. Lidya Natalia, pedagang lain di pasar yang sama, menyebut harga sayur melonjak hampir dua kali lipat.
“Kangkung biasanya kami ambil Rp 20–30 ribu, sekarang sudah Rp 40–50 ribu. Itu pun kadang tak dapat,” katanya.
Sementara itu, Ginting, pedagang sayur di Pasar Padang Bulan, mengeluhkan harga di tingkat pemasok yang ikut melambung.
“Tinggi kali harga sekarang, suka-suka tokenya aja,” ujarnya menanggapi kondisi pasokan yang makin terbatas.
Ikan Laut Ikut Langka, Nelayan Tak Melaut Karena Cuaca Ekstrem
Komoditas ikan laut juga mengalami kenaikan drastis. Minimnya pasokan terjadi karena nelayan tidak melaut akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.
“Kosong ikan sekarang, tinggi kali harganya, tak terjual,” ungkap Kibo, pedagang ikan di Pasar Simpang Limun.
Beberapa jenis ikan bahkan tidak tersedia di lapak, sementara yang masih ada harganya naik lebih dari 30–50 persen.
Ayam Potong Stabil, Tidak Terpengaruh Banjir
Meski harga sayur dan ikan melonjak, komoditas ayam potong masih menunjukkan harga stabil.
“Per ekornya Rp 32.000, kalau satu kilo Rp 40.000. Masih normal, tidak ada kenaikan. Pasokan aman,” kata Umar, pedagang ayam di Pasar Pringgan.
Stabilnya harga ayam diperkirakan karena rantai pasok ayam tidak terlalu bergantung pada jalur yang terdampak banjir.
Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan intervensi untuk menekan lonjakan harga, mengingat ribuan warga Medan masih terdampak banjir.
Kenaikan harga bahan pokok dinilai semakin membebani warga yang sudah kesulitan secara ekonomi akibat bencana beruntun di Sumatera Utara.
Daftar Harga Sembako di Medan Hari Ini, Sabtu (29/11/2025)
Nama Komoditas | Pasar Simpang Limun | Pasar Pringgan | Pasar Padang Bulan |
Cabai Merah | 68.000-70.000 | 70.000 | 74.000 |
Cabai Rawit | 36.000-40.000 | 36.000-40.000 | 40.000 |
Sawi | 15.000 | 15.000 | 15.000 |
Tomat | 8.000 | 8.000 | 10.000 |
Dencis | 40.000-45.000 | 45.000 | 45.000 |
Kembung | 45.000-50.000 | – | – |
Ayam Potong | 36.000 | 40.000 | 40.000 |
Bawang Merah | 36.000 | 44.000 | 50.000 |













