BursaEkonomi dan Bisnis

Harga Emas Spot Melonjak Melewati Level US$4.220 Per Ons ke Level Tertinggi Dalam Satu Bulan

×

Harga Emas Spot Melonjak Melewati Level US$4.220 Per Ons ke Level Tertinggi Dalam Satu Bulan

Sebarkan artikel ini
Harga emas
harga emas spot melonjak melewati US$ 4.220 per ons ke level tertinggi dalam satu bulan dan berada di jalur untuk kenaikan bulanan keempat berturut-turut.

Ringkasan Berita

  • Seperti dikutip Tradingeconomics, Minggu (30/11), harga emas terangkat karena pasar memperkirakan kemungkinan yang le…
  • Pernyataan dovish dari beberapa pejabat The Fed dan rilis data ekonomi yang tertunda menunjukkan pelemahan memperkuat…
  • Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil leb…

Topikseru.com – Pada perdagangan Jumat (28/11/2025) harga emas spot melonjak melewati US$ 4.220 per ons ke level tertinggi dalam satu bulan dan berada di jalur untuk kenaikan bulanan keempat berturut-turut.

Seperti dikutip Tradingeconomics, Minggu (30/11), harga emas terangkat karena pasar memperkirakan kemungkinan yang lebih tinggi dari penurunan suku bunga The Fed pada bulan Desember.

Pernyataan dovish dari beberapa pejabat The Fed dan rilis data ekonomi yang tertunda menunjukkan pelemahan memperkuat ekspektasi pelonggaran moneter Fed.

Selain itu, Kevin Hassett, yang dipandang sebagai kandidat utama untuk menggantikan Jerome Powell sebagai ketua Fed, juga telah mengisyaratkan dukungan untuk suku bunga yang lebih rendah.

Ini meningkatkan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 bps menjadi lebih dari 80% dan mendorong para pedagang untuk memperkirakan sekitar tiga penurunan suku bunga tambahan pada akhir tahun 2026.

Pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan arus masuk non-sovereign yang kuat ke dalam ETF telah meningkatkan permintaan yang persisten untuk emas, dan bersama dengan penurunan imbal hasil riil, arus masuk ini menopang apa yang bisa menjadi kinerja tahunan emas terkuat sejak 1979.

Harga Emas Antam Naik Rp2.000 Dibanderol di Level Rp2.415.000 Per Gram di Perdagangan Senin (1/11/2025)

Pada perdagangan Senin (1/11/2025) harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami kenaikan di pasar spot.

Berdasarkan situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.415.000 per gram.

Harga emas Antam itu naik Rp 2.000 jika dibandingkan dengan harga pada Sabtu (29/11/2025) yang berada di level Rp 2.413.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.276.000 per gram.

Harga tersebut juga naik Rp 2.000 jika dibandingkan dengan harga buyback pada Sabtu (29/11/2025) yang ada di Rp 2.274.000 per gram.

Baca Juga  Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 12 Juni 2025 Produk Antam, Galeri 24 dan UBS

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Senin (1/12/2025) dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.257.500

Harga emas 1 gram: Rp 2.415.000

Harga emas 5 gram: Rp 11.890.000

Harga emas 10 gram: Rp 23.700.000

Harga emas 25 gram: Rp 59.085.000

Harga emas 50 gram: Rp 118.005.000

Harga emas 100 gram: Rp 235.860.000

Harga emas 250 gram: Rp 589.340.000

Harga emas 500 gram: Rp 1.178.400.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 2.355.600.000

Keterangan:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya.

Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.

Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.

Perak Melonjak di Atas Rekor US$ 56 Per Ons Troi

Perak melanjutkan relinya, melonjak di atas rekor US$ 56 per ons troi, yakni US$ 56,41 per ons troi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasokan. Juga meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut.

Seperti dikutip Tradingeconomics, Minggu (30/11), persediaan Tiongkok telah turun ke level terendah dalam satu dekade menyusul pengiriman besar-besaran ke London yang dipicu oleh pengetatan pasokan.

Sementara ekspor perak Tiongkok melonjak ke level tertinggi sepanjang masa lebih dari 660 ton pada bulan Oktober.

Di sisi kebijakan, pasar sekarang menetapkan probabilitas sekitar 85% untuk penurunan suku bunga Fed ketiga pada bulan Desember, dengan tiga penurunan tambahan diantisipasi pada akhir tahun 2026.

Ekspektasi telah diperkuat oleh laporan bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett adalah kandidat utama untuk ketua Fed berikutnya.

Ini sebuah pilihan yang dipandang sejalan dengan preferensi Presiden AS Donald Trump untuk suku bunga yang lebih rendah.

Sejak Oktober, perak telah berulang kali menguji rekor tertinggi karena ketidakpastian ekonomi global, prospek kebijakan moneter yang lebih longgar, dan pengetatan pasokan fisik terus memperkuat permintaan.