Ekonomi dan Bisnis

27 Titik Rel Longsor, KA Cut Meutia Dihentikan Sementara: KAI Utamakan Keselamatan

×

27 Titik Rel Longsor, KA Cut Meutia Dihentikan Sementara: KAI Utamakan Keselamatan

Sebarkan artikel ini
KA Cut Meutia berhenti
KAI Divre I Sumut menghentikan sementara operasional KA Cut Meutia setelah 27 titik rel di Aceh mengalami gogosan akibat banjir. Foto: Dok. Humas KAI Sumut

Ringkasan Berita

  • KA Cut Meutia Dihentikan Sementara KAI menegaskan bahwa penghentian sementara ini merupakan langkah keselamatan untuk…
  • Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas kami, sehingga perbaikan harus tuntas sebelum layanan kembali dibu…
  • Berdasarkan inspeksi tim prasarana, ditemukan total 27 titik gogosan (longsor pada rel akibat erosi air) di sejumlah …

Tapikseru.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) mengumumkan adanya gangguan operasional kereta api di wilayah Aceh akibat kerusakan prasarana jalur yang dipicu cuaca ekstrem dan banjir dalam beberapa hari terakhir.

Perusahaan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan.

Berdasarkan inspeksi tim prasarana, ditemukan total 27 titik gogosan (longsor pada rel akibat erosi air) di sejumlah petak jalan. Kerusakan tersebut tersebar di tiga kawasan:

  • Stasiun Krueng Geukueh – Stasiun Bungkaih: 21 titik gogosan
  • Stasiun Bungkaih – Stasiun Krueng Mane: 3 titik gogosan
  • Stasiun Krueng Mane – Stasiun Geurugok: 3 titik gogosan

Kondisi ini membuat jalur tidak dapat dilalui dengan aman. Akibatnya, operasional KA Cut Meutia dihentikan sementara hingga perbaikan selesai dilakukan.

Baca Juga  PT KAI Sumut Hadirkan Promo Spesial, Diskon Tiket Hingga 25 Persen

KA Cut Meutia Dihentikan Sementara

KAI menegaskan bahwa penghentian sementara ini merupakan langkah keselamatan untuk memastikan jalur benar-benar stabil sebelum operasional dipulihkan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas kami, sehingga perbaikan harus tuntas sebelum layanan kembali dibuka,” ujar Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin.

Proses Perbaikan Berlangsung Intensif

KAI menyampaikan bahwa proses perbaikan jalur tengah dilakukan secara bertahap di bawah koordinasi bersama pihak terkait.

Cuaca ekstrem serta akses yang masih belum sepenuhnya pulih menjadi tantangan utama di lapangan.

KAI berharap dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung, mengingat jalur kereta api baru dapat dioperasikan kembali setelah seluruh titik dipastikan aman.

Dampak Cuaca Ekstrem Terhadap Infrastruktur

Gangguan layanan ini menambah panjang daftar infrastruktur transportasi yang terdampak cuaca ekstrem di Aceh dan Sumatera.

Selain banjir, sejumlah wilayah juga melaporkan tanah longsor yang mengganggu aktivitas masyarakat serta logistik.

KAI memastikan akan terus menginformasikan perkembangan terbaru terkait pemulihan jalur dan rencana pengoperasian kembali KA Cut Meutia.