BursaEkonomi dan Bisnis

Analis Pasar: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas Dengan Support di 8.620 dan Resistance di 8.720.

×

Analis Pasar: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas Dengan Support di 8.620 dan Resistance di 8.720.

Sebarkan artikel ini
IHSG
Analis pasar memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support di 8.620 dan resistance di 8.720.

Ringkasan Berita

  • Penguatan indeks terutama berasal dari sektor kesehatan yang melonjak 2,80%, sementara sektor industrials menjadi pem…
  • Menanggapi hal tersebut, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Ni…
  • Bursa Asia bergerak variatif karena investor menunggu serangkaian rilis data penting dari Tiongkok, mulai dari data p…

Topikseru.com – Perdagangan Senin (8/12/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup dengan kenaikan 0,90% atau 77,93 poin ke level 8.710,70.

Penguatan indeks terutama berasal dari sektor kesehatan yang melonjak 2,80%, sementara sektor industrials menjadi pemberat terbesar setelah terkoreksi 1,42%.

Menanggapi hal tersebut, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai sentimen eksternal masih membatasi pergerakan pasar.

Bursa Asia bergerak variatif karena investor menunggu serangkaian rilis data penting dari Tiongkok, mulai dari data perdagangan Desember, CPI, hingga PPI.

Ketidakpastian menjelang pertemuan Politburo dan Konferensi Kerja Ekonomi Pusat turut meningkatkan sikap hati-hati pelaku pasar.

Namun pelemahan bursa kawasan tertahan oleh kabar positif dari Tiongkok terkait pelonggaran regulasi sektor keuangan, termasuk relaksasi persyaratan modal dan batas leverage bagi perusahaan besar.

Baca Juga  IHSG Ditutup Menguat 29,38 Poin Berada di Level 8.169,28 di Akhir Perdagangan Selasa (7/10/2025)

Data ekspor-impor China juga memberi angin segar: ekspor November meningkat lebih tinggi dari perkiraan setelah adanya gencatan tarif dengan AS, sementara impor mencatat kenaikan enam bulan beruntun.

Di dalam negeri, IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa seiring optimisme terhadap sejumlah emiten. Prospek ekonomi dinilai tetap stabil, meski pasar masih mencermati respons fiskal pemerintah terkait penanganan bencana besar di Sumatra.

Pelaku pasar juga menunggu rilis survei keyakinan konsumen November dan data penjualan ritel Oktober dalam waktu dekat.

Pada perdagangan saham, indeks LQ45 ikut menguat didorong ADMR, GOTO, DSSA, BUMI, dan AMRT. Adapun UNTR, UNVR, SCMA, BRPT, dan AMMN menjadi penekan.

Saham-saham dengan kenaikan harian tertinggi meliputi VAST, KIOS, RLCO, REAL, dan CITY. Sementara ASPI, YPAS, TIFA, FPNI, dan LABA berada di jajaran top losers.

Untuk perdagangan Selasa (9/12/2025), Nico memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support di 8.620 dan resistance di 8.720.