BursaEkonomi dan Bisnis

Analis Pasar: Rupiah Bakal Melemah Terhadap Dolar AS Namun kembali Dekati Rp16.700 Per Dolar AS

×

Analis Pasar: Rupiah Bakal Melemah Terhadap Dolar AS Namun kembali Dekati Rp16.700 Per Dolar AS

Sebarkan artikel ini
Rupiah
rupiah pada Kamis (18/12) akan melemah terhadap dolar AS. Namun kembali mendekati Rp 16.700 per dolar AS. Bank Indonesia diperkirakan akan kembali melakukan intervensi. Diamemperkirakan rupiah pada Kamis (18/12) bergerak di rentang Rp 16.600 – Rp 16.750 per dolar AS.

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan data yang dilansir dari Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah juga melemah 0,03% secara harian ke Rp 16.698 p…
  • Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,02% secara harian ke Rp 16.694 per dolar AS.
  • Sementara, menurut Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah ditutup datar atau melemah tipis terh…

Topikseru.com – Pada perdagangan Rabu (17/12/2025) rupiah spot melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,02% secara harian ke Rp 16.694 per dolar AS.

Berdasarkan data yang dilansir dari Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah juga melemah 0,03% secara harian ke Rp 16.698 per dolar AS.

Menanggapi hal terserbut, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan indeks dolar relatif menguat pasca rilis data penjualan ritel yang naik tipis.

“Sehingga ada ekspektasi Fed masih akan menahan suku bunganya dalam jangka pendek,” ujar David.

Sementara, menurut Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah ditutup datar atau melemah tipis terhadap dolar AS setelah rapat dewan gubernur (RDG) BI mempertahankan suku bunga. Ini memberikan dukungan pada rupiah.

Indeks dolar AS sendiri naik cukup tajam hari ini. Investor melihat pelemahan moderat pada data ketenagakerjaan AS tidak akan mempengaruhi prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

“Terlebih data inflasi AS besok diperkirakan akan menunjukkan tekanan harga di AS yang masih tetap bertahan,” ucap Lukman.

Baca Juga  Doo Financial Futures: Rupiah Masih Dalam Tekanan dan BI Dipastikan akan Sangat Aktif Mengintervensi

Lukman mengatakan rupiah pada Kamis (18/12) akan melemah terhadap dolar AS. Namun kembali mendekati Rp 16.700 per dolar AS.

Bank Indonesia diperkirakan akan kembali melakukan intervensi. Diamemperkirakan rupiah pada Kamis (18/12) bergerak di rentang Rp 16.600 – Rp 16.750 per dolar AS.

David memperkirakan rupiah pada Kamis (18/12) bergerak antara Rp 16.650 – Rp 16.750 per dolar AS.

Sebelumnya, pada perdagangan akhir perdagangan hari ini. Rabu (17/12/2025) rupiah spot tergelincir dan ditutup melemah tipis ditutup di level Rp 16.694 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.

Ternyata hal ini membuat rupiah melemah tipis 0,02% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.691 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Diperdagangan Hingga pukul 15.04 WIB, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,52%. Disusul, won Korea Selatan yang terkoreksi 0,45%.

Selanjutnya ada dolar Singapura yang tergelincir 0,29% dan baht Thailand tertekan 0,26%. Lalu ada dolar Taiwan yang sudah ditutup terdepresiasi 0,13%.

Berikutnya, ringgit Malaysia turun 0,09% dan yuan China terlihat melemah tipis 0,04% di sore ini.

Sementara itu, rupee India menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,73%.

Diikuti, peso Filipina yang ditutup menguat 0,06% dan dolar Hongkong menguat tipis 0,03% terhadap the greenback.