Topikseru.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) mengambil peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan energi dan kelancaran aktivitas ekonomi di Sumatera Utara, khususnya pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Sibolga dan Tapanuli pada akhir November 2025.
Di tengah proses pemulihan daerah terdampak sekaligus meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur Tahun Baru, KAI meningkatkan secara signifikan volume angkutan bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan rantai distribusi energi tetap berjalan tanpa gangguan.
Armada Angkutan BBM Ditingkatkan hingga 30 Gerbong per Hari
Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret KAI terhadap percepatan normalisasi ekonomi dan sosial di wilayah terdampak bencana.
“Kami menambah kekuatan armada angkutan BBM dari sebelumnya rata-rata 21 gerbong ketel per hari, kini meningkat menjadi 30 gerbong ketel per hari menuju Stasiun Siantar,” ujar Anwar.
Peningkatan armada tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif bersama pemangku kepentingan kewilayahan dan PT Pertamina, guna menjaga kesinambungan pasokan energi, terutama di wilayah yang masih dalam tahap pemulihan infrastruktur.
Volume Distribusi BBM Naik 43%, Capai 1.020 KL per Hari
Dari Stasiun Labuan, Kota Medan, KAI kini menyalurkan sedikitnya 1.020 kilo liter (KL) BBM per hari menuju Siantar. BBM yang dikirim mencakup Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar.
Angka tersebut melonjak sekitar 43% dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran 714 KL per hari.
“Depo Pertamina di Siantar merupakan tulang punggung pasokan BBM untuk wilayah Sibolga, Tapanuli, hingga Samosir. Ketersediaan energi di wilayah ini sangat krusial, terutama untuk mendukung operasional kendaraan logistik dan distribusi bantuan kemanusiaan,” jelas Anwar.
Dukung Pariwisata Danau Toba Jelang Pergantian Tahun
Stabilnya pasokan BBM juga menjadi faktor penting dalam mendukung sektor pariwisata Sumatera Utara, khususnya kawasan Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi unggulan saat libur akhir tahun.
Dengan suplai energi yang terjaga di wilayah Siantar dan sekitarnya, masyarakat dan wisatawan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan BBM di SPBU.
Distribusi Energi Juga Menjangkau Wilayah Pesisir
Tak hanya wilayah pegunungan, KAI Divre I Sumut juga memastikan keandalan distribusi BBM ke kawasan pesisir melalui pengoperasian KA angkutan BBM menuju Stasiun Kisaran.
Distribusi ini melayani kebutuhan energi masyarakat di Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, hingga Kota Tanjungbalai, yang memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi dan perdagangan regional.
Kinerja Logistik KAI Sumut Terus Tumbuh
Sepanjang 2025, kinerja angkutan logistik KAI Divre I Sumut menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Hingga empat hari menjelang akhir tahun 2025, total BBM yang berhasil diangkut mencapai 322.215 ton.
Capaian tersebut tumbuh 6,9% dibandingkan realisasi angkutan BBM tahun sebelumnya yang berada di angka 302.490 ton.
“Konsistensi ini merupakan wujud dedikasi KAI dalam mendukung ketahanan energi dan stabilitas ekonomi Sumatera Utara,” tegas Anwar.
KAI Pastikan Pasokan BBM Aman Selama Libur Panjang
Anwar memastikan seluruh jajaran KAI Sumut tetap bersiaga penuh selama periode libur panjang akhir tahun, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan distribusi barang.
“Masyarakat Sumatera Utara tidak perlu khawatir. KAI berkomitmen menjaga distribusi BBM tetap lancar dan tepat waktu, sehingga ketersediaan energi di SPBU tetap aman selama masa libur Tahun Baru,” pungkasnya.












