Ekonomi dan Bisnis

KAI Sumut Layani 17.547 Pasien Sepanjang 2025, Klinik Mediska Jadi Pilar Layanan Kesehatan Publik

×

KAI Sumut Layani 17.547 Pasien Sepanjang 2025, Klinik Mediska Jadi Pilar Layanan Kesehatan Publik

Sebarkan artikel ini
KAI Sumut
Klinik mediska Medan. Foto: Humas KAI Sumut

Ringkasan Berita

  • Melalui enam Klinik Mediska yang dikelola di wilayah Sumatera Utara, KAI telah melayani total 17.547 pasien, baik dar…
  • Ribuan Peserta BPJS Pilih Klinik Mediska Peran Klinik Mediska sebagai bagian dari ekosistem layanan publik juga diper…
  • Capaian tersebut mencerminkan peran KAI yang kian meluas, tidak hanya sebagai operator transportasi nasional, tetapi …

Topikseru.com, Medan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) mencatat kontribusi signifikan di sektor kesehatan sepanjang 2025. Melalui enam Klinik Mediska yang dikelola di wilayah Sumatera Utara, KAI telah melayani total 17.547 pasien, baik dari kalangan internal karyawan maupun masyarakat umum.

Capaian tersebut mencerminkan peran KAI yang kian meluas, tidak hanya sebagai operator transportasi nasional, tetapi juga sebagai entitas BUMN yang aktif mendukung pembangunan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan tingginya jumlah kunjungan pasien menjadi indikator kepercayaan publik terhadap kualitas layanan kesehatan yang disediakan perusahaan.

“KAI Divre I Sumatera Utara tidak hanya berfokus pada layanan angkutan penumpang dan barang, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan yang melayani masyarakat secara umum. Ini merupakan bagian dari kontribusi kami dalam pembangunan sosial,” ujar Anwar.

Enam Klinik Mediska Berstatus Akreditasi Paripurna

Saat ini, KAI Sumut mengelola enam Klinik Mediska yang tersebar di titik-titik strategis, yakni Medan, Pulobrayan, Binjai, Tebing Tinggi, Kisaran, dan Pematangsiantar.

Seluruh klinik tersebut telah mengantongi Akreditasi Paripurna, predikat tertinggi dalam sistem akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan nasional.

Baca Juga  2 Ekor Harimau Sumatera Dilepas ke Habitatnya di TNGL, Semoga Hidup Damai!

Status ini mencerminkan pemenuhan standar mutu yang mencakup tata kelola klinik, keselamatan pasien, hingga profesionalisme pelayanan kesehatan perorangan.

Anwar menegaskan, pencapaian akreditasi tersebut menjadi landasan utama KAI dalam menjaga kualitas layanan dan kepercayaan masyarakat.

Ribuan Peserta BPJS Pilih Klinik Mediska

Peran Klinik Mediska sebagai bagian dari ekosistem layanan publik juga diperkuat dengan keikutsertaan dalam program BPJS Kesehatan.

Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 8.310 peserta BPJS terdaftar dan menjadikan Klinik Mediska sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Menariknya, dari jumlah tersebut, sebanyak 3.557 peserta atau sekitar 43% merupakan masyarakat umum yang tidak memiliki keterkaitan langsung sebagai karyawan KAI.

“Kehadiran Klinik Mediska yang melayani pasien BPJS merupakan wujud nyata dukungan KAI terhadap program pemerintah dalam memeratakan akses layanan kesehatan, khususnya di wilayah operasional perkeretaapian Sumatera Utara,” kata Anwar.

Strategi ESG dan Nilai Tambah BUMN

Langkah KAI Divre I Sumatera Utara dalam mengembangkan layanan kesehatan dinilai sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang kini menjadi fokus strategis banyak BUMN.

Melalui penguatan layanan kesehatan, KAI berupaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat, di luar fungsi utamanya sebagai penyedia jasa transportasi dan logistik.

“Kami ingin memastikan kehadiran KAI memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Utara. Dengan fasilitas kesehatan yang mumpuni, KAI akan terus tumbuh bersama masyarakat,” pungkas Anwar.