Topikseru.com, Tebing Tinggi – Menteri Perdagangan Budi Santoso didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, melakukan peninjauan ke Pasar Gambir, Kota Tebing Tinggi, Jumat, sebagai upaya memastikan ketersediaan berbagai bahan pokok di daerah itu selama Ramadhan dan menghadapi Idul Fitri.
Mulai dari harga cabai, bawang, tomat serta daging sapi menjadi bahan pertanyaan Menteri Perdagangan Budi Santoso saat berdialog dengan sejumlah pedagang di pasar tersebut.
Meski tidak ada ditemukan kenaikan yang signifikan namun Budi Santoso mendapat masukan terkait transportasi pengangkutan bahan pangan, hingga harga pangan non lokal mengalami kenaikan harga.
Mendag dalam kesempatan tersebut menyampaikan kehadirannya untuk meninjau Pasar Gambir Tebing Tinggi yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu, hingga melihat kondisinya secara langsung juga sekaligus melihat ketersediaan bahan pangan serta lonjakan harga.
Dari peninjauannya, Pasar Gambir telah kembali normal, transaksi jual beli juga tampak aktif, begitu juga dengan harga serta stok pangan juga normal.
“Tadi saya tanya, harga ayam 33 ribu per kilo, daging sapi 130 per kg, telur per kilo 27 ribu, bawang merah bawah putih 35 ribu per kilo, ada juga tadi harga bawang lokal harganya 32 ribu jadi semuanya stabil,” katanya.
Mentari Budi Santoso juga berterima kasih kepada Pemkot Tebing Tinggi dan juga Pemprov Sumatera Utara yang telah menjaga kestabilan harga dan stok pangan selama bulan Ramadhan.
Sementara dalam kesempatan itu Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih mengatakan, stabilnya harga bahan pokok di Tebing Tinggi karena sering mengikuti rapat melalui zoom di beberapa kementerian terkait pengendalian inflasi.
Setiap pekan juga dilakukan kegiatan pasar murah hingga dapat mendorong meringankan beban masyarakat di Kota Tebing Tinggi.
Guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya bersama Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso turun langsung meninjau pasar tradisional dan modern di Kota Tebingtinggi, sekaligus mengecek ketersediaan pasokan pangan pascabencana dan selama Ramadan.
Tinjauan diawali di Pasar Gambir, Kota Tebingtinggi, Jumat (27/2/2026), kemudian dilanjutkan ke Swalayan Irian serta distributor telur yang berada di kawasan yang sama. Wagub Sumut dan Mendag mengecek langsung harga berbagai komoditas seperti sayur-mayur, cabai merah, bawang merah, ayam potong, daging sapi, telur ayam, beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya.
Mendag menyebutkan Pasar Gambir merupakan salah satu pasar yang terdampak bencana pada akhir 2025 lalu. Karena itu, pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kota ingin memastikan aktivitas ekonomi kembali berjalan normal.
“Ternyata semuanya sudah berjalan dengan normal, sudah ramai sekali pasarnya, tadi pengunjungnya kita lihat sendiri,” ucapnya didampingi Wagub Sumut.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah harga kebutuhan pokok relatif stabil dan tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET). Di antaranya, harga ayam potong Rp35.500/kg, telur ayam Rp27.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, serta bawang merah dan bawang putih Rp35.000/kg.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Tebingtinggi dan Pemprov Sumut yang telah menjaga kestabilan harga dan menjamin ketersediaan stok pangan selama Ramadan dan menyambut Idulfitri. Mudah-mudahan tidak terjadi kenaikan harga terus ke depannya,” ucapnya.
Selain meninjau harga, Mendag juga memborong dagangan pedagang di Pasar Gambir. Ia membeli sayur, ayam, telur, beras, serta minyak goreng untuk kemudian dibagikan kepada warga. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi pun tampak antusias menerima bantuan tersebut secara gratis.
Salah seorang warga, Nurjannah, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian pemerintah. Ia mengaku memperoleh beras SPHP sebanyak 5 kg dan 1 liter minyak goreng.
“Terima kasih untuk Pak Menteri dan Wagub Sumut sudah melihat pasar kami. Terima kasih bantuannya, bahan pokok ini sangat membantu kami pastinya,” ujarnya.







