Ekonomi dan Bisnis

36 Ribu Penumpang Gunakan Face Recognition KAI Sumut, Dorong Efisiensi & Digitalisasi Transportasi

×

36 Ribu Penumpang Gunakan Face Recognition KAI Sumut, Dorong Efisiensi & Digitalisasi Transportasi

Sebarkan artikel ini
face recognition KAI
Suasana pelayanan di Stasiun Kereta Api Medan. Foto: Humas KAI Divre I Sumut

Topikseru.com, MedanPT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) mencatat sebanyak 36.714 pelanggan telah memanfaatkan layanan face recognition boarding gate sepanjang triwulan I 2026.

Inovasi berbasis biometrik ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mempercepat proses keberangkatan sekaligus mendorong transformasi digital di sektor transportasi publik.

Baca Juga  KAI Sumut Catat 23.350 Penumpang Saat Libur Paskah 2026, 7.271 Berangkat di Hari Puncak

Boarding Tanpa Tiket dan KTP

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa teknologi pengenalan wajah memungkinkan pelanggan naik kereta tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun kartu identitas.

“Pelanggan cukup melakukan pemindaian wajah di boarding gate. Sistem akan memverifikasi data secara otomatis dan prosesnya jauh lebih cepat dibandingkan metode manual,” ujarnya.

Dengan sistem ini, waktu antrean di stasiun dapat ditekan secara signifikan, terutama saat periode padat penumpang.

Rekor Penggunaan Saat Mudik Lebaran

KAI mencatat penggunaan tertinggi terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 atau H-7 Idulfitri 1447 Hijriah, dengan total 1.010 pengguna dalam satu hari.

Lonjakan ini mencerminkan tingginya adopsi teknologi digital di kalangan pelanggan, terutama saat musim mudik.

Sejak mulai diterapkan pada 2024 hingga 2026, sebanyak 242.778 pelanggan telah mendaftarkan data biometrik mereka dalam sistem KAI.

Registrasi dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau langsung di stasiun yang menyediakan perangkat pendaftaran, seperti Stasiun Medan.

“Pendaftaran cukup sekali dan berlaku seumur hidup, sehingga pelanggan bisa langsung menggunakan layanan ini di berbagai stasiun,” kata Anwar.

Jaminan Keamanan Data Berstandar Internasional

KAI memastikan keamanan data pelanggan melalui penerapan standar internasional ISO 27001.

Data biometrik yang tersimpan telah terenkripsi dan terintegrasi dengan sistem kependudukan nasional milik Dukcapil.

Selain itu, sistem dilengkapi fitur penghapusan otomatis untuk menjaga privasi pengguna.

“Jika tidak digunakan selama satu tahun, data akan terhapus otomatis. Pelanggan juga bisa mengajukan penghapusan secara manual,” tegas Anwar.

Baca Juga  Ketepatan Waktu Hampir Sempurna, KAI Sumut Layani 105 Ribu Penumpang Saat Lebaran 2026

Dukung Transportasi Ramah Lingkungan

Selain meningkatkan efisiensi, penggunaan face recognition boarding gate juga menjadi bagian dari strategi KAI dalam mengembangkan transportasi berkelanjutan.

Digitalisasi tiket dinilai mampu mengurangi penggunaan kertas secara signifikan, sejalan dengan prinsip green transportation.

“Inovasi ini tidak hanya membuat perjalanan lebih praktis, tetapi juga lebih ramah lingkungan,” tutup Anwar.