Ringkasan Berita
- Sedangkan untuk BBM Gasoil (Solar, Dexlite, Pertamina Dex) mengalami penurunan sebesar 5,5% dari rata-rata harian nor…
- Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria men…
- Selain itu, August Satria juga menyampaikan mengapresiasi kolaborasi dan dukungan dari seluruh instansi seperti pemer…
TOPIKSERU.COM, MEDAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) sukses menjaga pasokan energi aman dan lancar selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di wilayah Sumatera Utara.
Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim Satgas Nataru dalam menjamin pasokan energi selama momentum Natal dan Tahun Baru.
Selain itu, August Satria juga menyampaikan mengapresiasi kolaborasi dan dukungan dari seluruh instansi seperti pemerintah daerah, TNI, Polri, Perbankan, Hiswana Migas dan awak media, yang turut memastikan distribusi berjalan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh instansi terkat yang telah memberikan dukungan penuh dalam memastikan kelancaran penyaluran BBM. Atas sinergitas yang baik, Pertamina Patra Niaga Sumbagut mampu menghadirkan layanan energi secara optimal kepada masyarakat, terutama pada momen penting saat mobilitas tinggi yang memerlukan pelayanan yang nyaman,” kata Susanto August Satria melalui keterangan tertulis, Selasa (21/1).
Satria menjelaskan selama Nataru pihaknya mencatat adanya peningkatan penyaluran energi di wilayah Sumatera Bagian Utara yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Dia merinci untuk konsumsi BBM Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) naik sekitar 5,3% dari rata-rata hari normal yang hanya 13.038 Kilo Liter (KL), menjadi 13.734 KL per hari di Sumatera Bagian Utara.
Sedangkan untuk BBM Gasoil (Solar, Dexlite, Pertamina Dex) mengalami penurunan sebesar 5,5% dari rata-rata harian normal dengan jumlah 9.383 KL per hari menjadi 8.869 KL per hari.
“Untuk peningkatan BBM Gasoline tertinggi ada pada Provinsi Sumut yang naik 7,9%, Sumatera Barat naik 7,3% dan Aceh naik 5,7%. Untuk Gasoil rata-rata tiap provinsi di wilayah Sumbagut mengalami penurunan karena adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang atau truk,” ujar August Satria.
Selain BBM, penggunaan LPG untuk konsumsi rumah tangga selama Satgas Nataru juga mengalami peningkatan sebesar 6,5% dibanding rata-rata harian normal yang berkisar di angka 3.514 Metrik Ton (MT) menjadi 3.742 MT per hari di Sumbagut.
Konsumsi mengalami peningkatan pada jenis Avtur sebesar 17% dari 776 KL menjadi 910 KL per hari di wilayah Sumatera Bagian Utara.
“Untuk konsumsi LPG rumah tangga tertinggi ada pada Provinsi Riau sebesar 9,4%, kemudian Sumatera Barat naik 6,1% dan Sumut yang naik menjadi 5,3% per hari,” ujar August Satria.
Sediakan Layanan Tambahan
Susanto August Satria mengatakan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar, PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga menyediakan layanan tambahan.
Layanan tersebut berupa SPBU Siaga, Agen LPG Siaga, motorist, mobil tangki stand by (SPBU Kantong), Modular Pertashop, fasilitas kesehatan serta sarana istirahat di sekitar rest area dan lokasi wisata.
Pihaknya juga menyediakan 6 fasilitas kesehatan dan 1 Serambi MyPertamina untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Natal dan Tahun Baru.
Sedangkan untuk menunjang kelancaran mudik, lanjut August Satria, Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga menyediakan layanan tambahan berupa 7 Modular Pertashop di sejumlah rest area tol.
Berdasarkan data, August Satria menyebut rata-rata konsumsi Pertamax dan Dexlite/Pertamina Dex) di jalur A yang meliputi rest area tol Km 118 A Indrapura, Km 36 A Bangkinang, Km 82 A Pekanbaru dan Km 41 A Binjai, sebesar 1.704 liter per hari.
Sedangkan di jalur B, yang meliputi rest area tol Km 119 B Indrapura, Km 82 B Pekanbaru, dan Km 41 B Binjai sebanyak 1.577 liter per hari.
Konsumsi BBM tertinggi di Jalur A pada arus mudik H-2 Natal dan di Jalur B pada arus balik H+3 Tahun Baru. Dan untuk konsumsi BBM tertinggi pada titik Modular di Rest Area Tol KM 82 B Pekanbaru sebanyak 689 Liter per hari.
“Beberapa upaya antisipasi juga telah dilakukan di daerah terpencil yang menjadi atensi saat masa Satgas Nataru misalnya di Mentawai dan Anambas, dan selama masa Satgas Nataru penyaluran dan stok di SPBU dalam kondisi aman. Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat,” pungkasnya.













