BursaEkonomi dan Bisnis

Harga Bitcoin (BTC) Terkoreksi 1,52% di Level US$121.460 atau Setara Rp16.563 Miliar Per Koin

×

Harga Bitcoin (BTC) Terkoreksi 1,52% di Level US$121.460 atau Setara Rp16.563 Miliar Per Koin

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin
Harga Bitcoin (BTC) hari ini terlihat terkoreksi 1,52% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 121.460 per koin atau setara Rp miliar (Kurs Rp 16.563).

Ringkasan Berita

  • Harga Bitcoin (BTC) hari ini terkoreksi ke level US$ 121 ribu, seiring reli emas dan perak terhenti.
  • Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (10/10/2025) pukul 06.15 WIB, kapitalisasi pasar kripto global jatuh 1,79%…
  • Dikutip dari CoinDesk, Harga Bitcoin (BTC) terkoreksi bersamaan dengan jeda penguatan di pasar emas dan perak yang se…

Topikseru.com – Pada perdagangan Jumat (10/10/2025) Pasar kripto melemah dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) hari ini terkoreksi ke level US$ 121 ribu, seiring reli emas dan perak terhenti.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (10/10/2025) pukul 06.15 WIB, kapitalisasi pasar kripto global jatuh 1,79% menjadi US$ 4,14 triliun dalam 24 jam.

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Harga Bitcoin (BTC) hari ini terlihat terkoreksi 1,52% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 121.460 per koin atau setara Rp miliar (Kurs Rp 16.563).

Harga Bitcoin (BTC) sempat menembus rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 126.223 yang tercatat pada Selasa (7/10/2025).

Pelemahan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 3,49% menjadi US$ 4.366, Solana juga terpangkas 3,52% menjadi US$ 220, Dogecoin (DOGE) jatuh 2,89% menjadi US$ 0,24, XRP turun 2,94% menjadi US$ 2,8, dan Binance (BNB) anjlok 3,4% menjadi US$ 1.253.

Dikutip dari CoinDesk, Harga Bitcoin (BTC) terkoreksi bersamaan dengan jeda penguatan di pasar emas dan perak yang sebelumnya mencatat lonjakan signifikan.

Baca Juga  Harga Kripto Selasa 12 Agustus 2024: Bitcoin CS Terpantau Kembali Berada di Zona Merah

Sementara itu, harga perak sempat mencatat tonggak sejarah baru dengan menembus US$ 50 per ounce untuk pertama kalinya.

Namun, level psikologis tersebut memicu aksi ambil untung cepat, membuat harga perak anjlok sekitar 4% hanya dalam beberapa menit dan terakhir berada di kisaran US$ 48,55 per ounce.

Logam Mulia Melemah
Analis pasar senior Capital.com Daniela Sabin Hathorn menilai, momentum harga perak dalam jangka pendek tampak berfluktuasi karena pasar mulai jenuh beli (overbought).

“Namun dalam jangka menengah, minat untuk bertahan di atas US$ 50 masih akan kuat jika kondisi makro dan imbal hasil riil tetap stabil,” ujarnya.

Adapun harga emas juga anjlok parah dan terhempas dari level psikologis US$ 4.000.

Kebuntuan politik akibat penutupan sementara (shutdown) pemerintah Amerika Serikat mulai menekan sentimen investor.

Gangguan pada rilis data ekonomi penting dan aktivitas bisnis yang bergantung pada layanan federal membuat pasar tradisional maupun aset digital cenderung berhati-hati.

Menariknya, dominasi Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar kripto meningkat ke level tertinggi dalam delapan pekan terakhir, mencapai 59,4% berdasarkan data TradingView. Hal ini menunjukkan adanya rotasi modal dari altcoin ke aset kripto utama.

Di pasar derivatif, lebih dari US$ 600 juta posisi leverage dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinGlass.