Keuangan

Ma’ruf Amin Dukung Muhammadiyah Dirikan Bank Syariah: Hidupkan Fikih Muamalah

×

Ma’ruf Amin Dukung Muhammadiyah Dirikan Bank Syariah: Hidupkan Fikih Muamalah

Sebarkan artikel ini
Muhammadiyah
Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin

Ringkasan Berita

  • Menurutnya, pendirian bank syariah oleh organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu dapat menjadi pendorong peng…
  • Dorongan Merger dari OJK Menurut Anwar, OJK berharap Muhammadiyah bisa menghadirkan sebuah BPRS yang besar dan kuat, …
  • "Siapa pun yang bisa membangun dan memperbanyak institusi kesyariahan, itu akan menghidupkan (ekonomi syariah).

Topikseru.com – Dukungan terhadap langkah Muhammadiyah memperkuat peranannya di sektor keuangan syariah datang dari Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin.

Menurutnya, pendirian bank syariah oleh organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu dapat menjadi pendorong pengembangan ekonomi syariah sekaligus menghidupkan praktik fikih muamalah di tanah air.

Baca Juga  Bank BCA Cetak Laba Rp 29 Triliun di Semester I 2025, Kredit Kendaraan Listrik Melonjak

“Siapa pun yang bisa membangun dan memperbanyak institusi kesyariahan, itu akan menghidupkan (ekonomi syariah). Itu bagus sekali, itu akan menghidupkan fikih muamalah,” kata Ma’ruf saat ditemui di Jakarta, Jumat (15/8), dalam penutupan 2025 Human Fraternity Fellowship di kediaman Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA).

Muhammadiyah dan Bank Syariah Matahari

Dukungan Ma’ruf ini menguat setelah Muhammadiyah resmi mengonversi BPR Matahari Artadaya milik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) menjadi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Matahari atau Bank Syariah Matahari (BSM) pada Juni 2025.

Konversi tersebut telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga  OJK: Industri Keuangan Non Bank di Sumut Tumbuh dengan Piutang Rp 22,88 Triliun

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengakui desakan dari kalangan internal agar Muhammadiyah mendirikan Bank Umum Syariah (BUS) cukup kuat.

Namun, menurutnya, prioritas saat ini adalah memperkuat BPRS Matahari terlebih dahulu.

“Untuk mendirikan BUS, saat ini belum ada rencana. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan, baik dari segi permodalan, jaringan, IT, maupun sumber daya manusia,” ujar Anwar.

Dorongan Merger dari OJK

Menurut Anwar, OJK berharap Muhammadiyah bisa menghadirkan sebuah BPRS yang besar dan kuat, bahkan mendorong adanya merger BPRS-BPRS Muhammadiyah agar kelak dapat menjadi embrio lahirnya Bank Umum Syariah Muhammadiyah.

Baca Juga  OJK Minta Anak Muda Hati-hati, Jangan Asal Investasi Uang THR di Platform Ilegal

OJK pun telah menyurati PP Muhammadiyah terkait rencana merger ini.

Potensi Ekonomi Syariah

Bagi Ma’ruf Amin, langkah Muhammadiyah masuk ke ranah perbankan syariah adalah momentum yang patut didukung.

Apalagi, pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia masih sangat luas dan membutuhkan lebih banyak institusi keuangan syariah.

“Jadi, menurut saya hal itu harus didorong,” tegas Ma’ruf.