Olahraga

Erick Thohir Terekam Menahan Tangis Saksikan Timnas Ditekuk Australia 5-1

×

Erick Thohir Terekam Menahan Tangis Saksikan Timnas Ditekuk Australia 5-1

Sebarkan artikel ini
Erick Thohir
Sebuah rekaman video yang memperlihatkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menahan tangis saat menyaksikan tim nasional (timnas) Indonesia ditekuk Australia pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, beredar dan viral di media sosial.

Ringkasan Berita

  • Dalam rekaman singkat itu Erick Thohir yang mengenakan kemeja putih tengah menyaksikan pertandingan pasukan Garuda me…
  • Sambil menahan tangis, Erick Thohir juga terlihat komat kamit melantunkan bacaan agar timnas Indonesia mampu mengaman…
  • Australia Tekuk Indonesia 5-1 Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona…

Topikseru.com, AUSTRALIA – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menahan tangis saat menyaksikan tim nasional (timnas) Indonesia ditekuk Australia pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, beredar dan viral di media sosial.

Dalam rekaman singkat itu Erick Thohir yang mengenakan kemeja putih tengah menyaksikan pertandingan pasukan Garuda melawan Australia dan terlihat menahan tangis.

Sambil menahan tangis, Erick Thohir juga terlihat komat kamit melantunkan bacaan agar timnas Indonesia mampu mengamankan poin pada laga krusial ini.

Australia Tekuk Indonesia 5-1

Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang berlangsung di Sydney Football Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025, berakhir dengan skor 5-1.

Socceroos – julukan Australia, tampil perkasa dengan mengemas lima gol. Sedangkan Indonesia hanya mampu memperkecil kekalahan dengan mencetak satu gol melalui Ole Romeny.

Australia mencetak gol lewat Martin Boyle, Nishan Velupillay, serta dua gol dari Jackson Irvine, dan Lewis Miller.

Kemenangan ini membuat Australia kokoh di peringkat kedua klasemen Grup C dengan 10 poin dan berselisih tujuh poin dari Jepang di peringkat pertama.

Sementara Indonesia masih bergantung pada hasil laga Bahrain dan Jepang, serta Arab Saudi dan Cina.

Jalannya Pertandingan

Laga melawan Australia menjadi laga debut untuk Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia tampil berani dengan menurunkan formasi 4-3-3. Mees Hilgers dan Jay Idzes turun sebagai dua pemain di jantung pertahanan. Kevin DIks dan Calvin Verdonk mengapit di sisi sayap.

Kluivert memberikan dua pemain baru, Ole Romeny dan Dean James, kesempatan untuk debut bersama Timnas Indonesia. Kedua pemain, bersama Rafael Struick, mengisi pos tiga penyerang. Thom Haye, Marselino Ferdinan, dan Nathan Tjoe-A-On menjadi pilihan di posisi gelandang tengah.

Indonesia mengambil inisiatif menyerang pada awal babak pertama. Pada menit keempat, Jay Idzes berpeluang mencetak gol memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Verdonk. Namun, sundulan ke arah gawangnya masih mampu ditepis kiper Mathew Ryan.

Skuad Garuda punya peluang mencetak gol setelah Rafael Struick dijatuhkan di dalam kotak penalti pada menit ketujuh. Namun, Kevin Diks, yang bertugas sebagai algojo, gagal memanfaatkan tendangan penalti menjadi gol. Bola tendangannya membentur tiang.

Baca Juga  Lisa Mariana Diduga Berbohong Soal Hamil Anak Ridwan Kamil, Selebritas Ayu Aulia Bongkar Fakta Ini

Selama 15 menit berjalan, Indonesia tercatat mendominasi penguasaan bola. Marselino Ferdinan dan kawan-kawan menguasai 67 persen bola. Indonesia juga berhasil mencetak tiga peluang matang dan satu di antaranya tepat mengarah ke gawang.

Situasi berbalik ketika Nathan Tjoe A-On melakukan pelanggaran di kotak penalti. Martin Boyle, yang bertugas sebagai algojo, berhasil mengonversinya menjadi gol pada menit ke-18. Dua menit berselang, Indonesia kembali lengah ketika berusaha membangun serangan.

Garis pertahanan tinggi Jay Idzes dan kawan-kawan dimanfaatkan Australia untuk mencetak gol lewat skema serangan balik. Nishan Velupillay lepas dari pengawalan bek Indonesia dan melepaskan tendangan yang tak bisa dihalau Maarten Paes.

Unggul dua gol, Australia bermain lebih rapat sambil menutup ruang permainan Timnas Indonesia. Tak banyak peluang yang tercipta untuk skuad Garuda. Australia malah bisa memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia. Tendangan kedua Jackson Irvine pada menit ke-43 berbuah gol untuk Socceroos. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Hanya ada satu perubahan susunan pemain dan strategi dari Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda itu menarik keluar Struick dan memasukkan Eliano Reijnders. Bermain dengan pressing tinggi, pergantian itu tak banyak mengubah jalannya pertandingan.

Masih mendominasi penguasaan bola, skuad Garuda juga tetap kesulitan membuat pertahanan Australia yang rapat.

Timnas Indonesia justru kembali kecolongan pada menit ke-61. Lewis Miller berhasil lepas dari penjagaan Sandy Walsh, yang masuk menggantikan Mees Hilgers, untuk menyambut tendangan sudut Craig Goodwin. Sundulannya tak mampu Maarten Paes halau.

Pada menit ke-78, Indonesia baru berhasil mencetak gol lewat aksi Ole Romeny. Menerima umpan satu dua Kevin Diks dan Eliano, ia berhasil mengelabui bek tengah Australia sebelum menceploskan bola ke gawang Matt Ryan. Skor 1-4 Australia masih memimpin.

Patrick Kluivert berusaha menambah daya gedor Timnas Indonesia dengan melakukan pergantian. Ramadhan Sananta dan Ivar Jenner masuk dan Marselino Ferdinan dan Nathan keluar.

Namun, para pemain Australia berhasil meredam permainan Indonesia. Skuad Garuda praktis kesulitan membangun serangan di sepertiga akhir lapangan Australia.

Timnas Indonesia malah kembali kebobolan pada menit ke-90. Memanfaatkan skema tendangan sudut, Irvine berhasil memanfaatkan umpan Goodwin. Sundulannya tak mampu ditepis Paes lagi.

Skor 5-1 untuk kemenangan Australia bertahan hingga pluit panjang.