Olahraga

Profil Achraf Hakimi, Pencetak Gol Pembuka PSG di Final Liga Champions 2025

×

Profil Achraf Hakimi, Pencetak Gol Pembuka PSG di Final Liga Champions 2025

Sebarkan artikel ini
Achraf Hakimi
Bek modern PSG, Achraf Hakimi, menjadi pembuka gol PSG dalam pertandingan Final Liga Champiosn 2025 di Alianz Arena, Minggu dini hari WIB

Ringkasan Berita

  • Bek sayap kelahiran Spanyol berkebangsaan Maroko ini mencatatkan namanya di papan skor setelah mengoyak gawang Inter …
  • Selanjutnya, giliran Desire Doue menambah kemenangan dengan mencetak gol pada menit ke-20.
  • Bermain sebagai wing-back kanan, Hakimi mencetak 7 gol dan 11 assist di musim 2020/2021, serta membantu Inter meraih …

Topikseru.comAchraf Hakimi menunjukkan kualitasnya setelah menjadi pencetak gol pembuka pada pertandingan Final Liga Champions menghadapi Inter Milan di Allianz Arena, Jerman, Minggu, 1 Juni 2025 dni hari WIB.

Bek sayap kelahiran Spanyol berkebangsaan Maroko ini mencatatkan namanya di papan skor setelah mengoyak gawang Inter Milan pada babak pertama di menit ke-12. Selanjutnya, giliran Desire Doue menambah kemenangan dengan mencetak gol pada menit ke-20.

Achraf Hakimi menjadi salah satu elemen penting dalam skema permainan ofensif Paris Saint-Germain (PSG).

Hakimi dikenal bukan hanya sebagai bek, melainkan juga sebagai motor serangan dari sisi kanan. Kecepatan, kemampuan dribel, dan akurasi umpannya menjadikannya salah satu full-back terbaik dunia saat ini.

Awal Karier: Produk Akademi Real Madrid

Achraf Hakimi lahir di Madrid pada 4 November 1998 dari pasangan imigran Maroko. Ia memulai karier sepak bolanya di akademi Real Madrid, dan debut di tim utama pada 2017 di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Meskipun hanya tampil beberapa kali untuk Los Blancos, ia ikut mencicipi gelar Liga Champions 2017/2018.

Kariernya melejit saat dipinjamkan ke Borussia Dortmund pada 2018. Di Bundesliga, Hakimi menunjukkan potensi maksimal dengan mencatatkan kontribusi gol dan assist yang impresif selama dua musim.

Inter Milan dan Puncak Performa

Puncak karier Hakimi berikutnya datang bersama Inter Milan. Direkrut pada musim panas 2020, ia langsung nyetel dengan skema 3-5-2 milik Antonio Conte. Bermain sebagai wing-back kanan, Hakimi mencetak 7 gol dan 11 assist di musim 2020/2021, serta membantu Inter meraih Scudetto setelah puasa gelar selama lebih dari satu dekade.

Baca Juga  Inter Milan vs Ajax: Marcus Thuram Borong Dua Gol, Nerazzurri Menang 2-0 di Liga Champions

Performa cemerlangnya mengundang minat klub-klub besar Eropa, hingga akhirnya PSG mengamankan jasanya pada Juli 2021 dengan nilai transfer mencapai €60 juta.

Pilar PSG dan Andalan Maroko

Di Paris, Achraf Hakimi menjadi pilihan utama di sektor kanan pertahanan. Keunggulannya dalam menyerang membuatnya menjadi salah satu outlet utama serangan PSG.

Dia tak hanya rajin overlap, tapi juga piawai mengeksekusi bola mati dan mencetak gol dari luar kotak penalti.

Hakimi juga tampil impresif bersama tim nasional Maroko. Ia menjadi bagian penting skuad yang mencetak sejarah di Piala Dunia 2022, membawa Maroko hingga semifinal – pencapaian tertinggi bagi negara Afrika dalam sejarah turnamen.

Hakimi bukan bek biasa. Dia adalah representasi dari bek sayap modern yang bisa melakukan banyak hal di atas lapangan.

Kecepatannya menembus 35 km/jam, dipadukan dengan stamina yang tinggi dan visi permainan yang baik, menjadikan ia berperan ganda: bertahan dan menyerang.

Pelatih Luis Enrique memaksimalkan perannya dalam skema 4-3-3 dengan memberikan ruang bagi Hakimi untuk naik ke depan, bahkan seringkali bertukar posisi dengan winger kanan.

Statistik Musim 2024/2025 (per Final Liga Champions)

Penampilan: 44 pertandingan

Gol: 5

Assist: 12

Intercept: 67

Umpan silang sukses: 82

Sprint per laga: Rata-rata 9 kali

Musim ini, Hakimi menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad PSG. dia berperan besar dalam perjalanan tim ke final Liga Champions.

Duel melawan Inter Milan, mantan klubnya, akan menjadi momen emosional sekaligus ujian profesionalisme.

“Saya memiliki kenangan indah bersama Inter, tetapi sekarang saya fokus membawa PSG juara. Ini saatnya membuat sejarah,” ujar Hakimi dalam wawancara eksklusif dengan L’Équipe.