Ringkasan Berita
- Dalam wawancara bersama kanal YouTube resmi Timnas Indonesia yang dikutip Minggu (1/6/2025), pemain yang juga kapten …
- Saat ini, Indonesia menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 9 poin, terpaut satu angka dari Arab Saudi …
- "Saya rasa kekuatan terbesar kami bukanlah karena kami punya banyak kualitas, tetapi karena kami benar-benar kompak.
Topikseru.com – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan bahwa kekuatan utama skuad Garuda bukan hanya soal kualitas individu pemain, melainkan kekompakan dan kebersamaan yang terjalin erat di dalam tim.
Dalam wawancara bersama kanal YouTube resmi Timnas Indonesia yang dikutip Minggu (1/6/2025), pemain yang juga kapten klub Italia, Venezia, itu menyebut atmosfer latihan yang penuh canda dan semangat sebagai bukti keharmonisan tim.
“Saya rasa kekuatan terbesar kami bukanlah karena kami punya banyak kualitas, tetapi karena kami benar-benar kompak. Dalam latihan, semua orang saling bercanda dan berjuang untuk satu sama lain saat dibutuhkan,” ujar Jay Idzes.
Pemusatan Latihan Perkuat Tim Jelang Laga Krusial
Jay menilai pemusatan latihan timnas yang digelar sejak akhir Mei di Bali menjadi langkah penting untuk mempersiapkan dua laga penentu di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni mendatang. Kedua laga itu akan menjadi penentu langkah Indonesia menuju putaran keempat kualifikasi.
“Saya pikir ini periode yang bagus untuk tim. Kami punya waktu untuk tumbuh lebih kuat bersama sebelum dua pertandingan penting nanti,” kata pemain kelahiran Belanda itu.
Saat ini, Indonesia menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 9 poin, terpaut satu angka dari Arab Saudi di posisi ketiga, dan unggul tiga poin dari China dan Bahrain di posisi kelima dan keenam.
Pengalaman Perdana di Era Kluivert
Jay Idzes juga menyinggung soal awal perjalanannya bersama pelatih baru, Patrick Kluivert, yang mulai menukangi tim sejak Maret lalu. Ia menyebut waktu persiapan yang sangat terbatas saat laga kontra Australia menjadi tantangan besar.
“Saat melawan Australia, kami semua datang hanya dua hari sebelum pertandingan. Kami tidak punya cukup waktu untuk bicara soal apa yang diinginkan staf pelatih dari kami,” ujarnya.
Kini, dengan pemusatan latihan yang lebih panjang, Idzes merasa tim memiliki peluang lebih besar untuk memahami strategi dan meningkatkan chemistry di lapangan.
Jay Idzes datang ke TC Timnas di Bali usai menyelesaikan musim kompetisi di Italia bersama Venezia. Meskipun gagal membawa klub bertahan di Serie A, pemain berusia 24 tahun itu tampil solid dengan mencatatkan 35 penampilan dari total 38 pertandingan musim ini.
Di level internasional, Idzes sudah membela timnas Indonesia sebanyak 11 kali sejak debutnya melawan Vietnam pada Maret 2024 di era Shin Tae-yong. Ia langsung menjadi bagian penting dari lini belakang skuad Garuda.
Dengan momentum yang semakin membaik, Idzes berharap timnas Indonesia bisa menuntaskan dua pertandingan terakhir dengan hasil positif.
Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan untuk meraih tiket ke babak berikutnya.
“Kami akan berjuang bersama, bukan hanya karena kualitas, tapi karena kami satu kesatuan. Kami percaya itu kekuatan utama kami,” pungkas Idzes.
Profil Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Nama Jay Idzes makin dikenal publik sepak bola Indonesia setelah dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia dalam fase penting kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemain kelahiran Belanda ini tak hanya tampil solid di lini belakang, tapi juga menunjukkan karakter kepemimpinan yang kuat.
Lahir di Mierlo, Belanda, pada 2 Juni 2000, Jay Idzes merupakan pemain yang meniti karier sepak bola profesional di Eropa, dan kini bermain untuk klub Serie A Italia, Venezia FC.
Perjalanan Jay menuju timnas Indonesia penuh liku, tetapi kini ia menjadi salah satu pilar penting skuad Garuda.
Awal Karier dan Kiprah di Eropa
Jay Idzes memulai karier sepak bola di akademi PSV Eindhoven, lalu melanjutkan ke FC Eindhoven dan Go Ahead Eagles sebelum berlabuh ke Venezia pada tahun 2023. Di klub asal Italia itu, Jay langsung menjadi pilihan utama di posisi bek tengah.
Pada musim 2024/2025, pemain bertinggi 191 cm ini tampil dalam 35 dari 38 pertandingan bersama Venezia di Serie A, menunjukkan ketangguhan dan konsistensinya di jantung pertahanan.
Meski lahir dan besar di Belanda, Jay Idzes memiliki darah Indonesia dari garis keturunan keluarga. Ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada akhir tahun 2023 dan langsung dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong.
Jay menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada Maret 2024, dalam laga melawan Vietnam di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sejak itu, ia tak tergantikan di lini belakang skuad Merah Putih.
Kemampuan Jay sebagai pemimpin mendapat pengakuan langsung dari staf pelatih timnas. Ia dipercaya mengenakan ban kapten dalam beberapa laga penting, termasuk dalam pemusatan latihan jelang duel melawan China dan Jepang di awal Juni 2025.
Jay Idzes tak hanya tampil profesional di lapangan, tetapi juga menunjukkan dedikasi tinggi untuk negara yang baru diwakilinya. Ia rela datang ke pemusatan latihan timnas Indonesia setelah menyelesaikan musim yang melelahkan di Italia.
Sebagai pemain yang telah mencicipi atmosfer sepak bola Eropa, Jay diharapkan menjadi jembatan peningkatan kualitas timnas ke level lebih tinggi, terutama saat menghadapi lawan tangguh seperti Jepang dan China dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.













